Duo DJ DNA Hadirkan Album Ambisius dengan 18 Trek

  • 08 Jul 2026 09:47 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Duo DJ dan produser musik asal Indonesia, DNA yang digawangi JayJax dan Mister Aloy, resmi memperkenalkan album perdana bertajuk OURORA; sebagai tonggak baru perjalanan karier mereka di industri musik elektronik Tanah Air. Album yang dirilis pada 3 Juli 2026 tersebut menghadirkan 18 lagu dengan total durasi putar mencapai 1 jam 48 menit.

Berbeda dengan karya-karya sebelumnya seperti Love Ya, Cowok Red Flag, dan Second Choice, album OURORA; tidak hanya menampilkan karakter musik yang selama ini dikenal publik, tetapi juga menjadi media bagi DNA untuk memperkenalkan identitas musikal mereka yang lebih luas.

Mister Aloy menjelaskan bahwa keinginan merilis karya musik orisinal sebenarnya telah lama ada. Namun, kesempatan untuk menyiapkan rilisan secara serius baru dimulai pada September 2023. Sejak saat itu, DNA secara bertahap merilis sejumlah single yang kemudian menjadi bagian dari album OURORA;.

Menurutnya, langkah tersebut sengaja dilakukan untuk memperkenalkan warna musik DNA kepada publik sekaligus mengedukasi para penggemar mengenai arah musikal yang ingin mereka tempuh ke depan.

Album OURORA; tetap mempertahankan unsur Indo Bounce yang selama ini melekat pada DNA, namun juga mengeksplorasi berbagai genre lain seperti techno, dirty dutch, drum and bass, trap, future house hingga hip-hop. Keberagaman genre tersebut menjadi cerminan idealisme musikal JayJax dan Mister Aloy sebagai musisi elektronik.

Tidak hanya menawarkan pengalaman audio, OURORA; juga menghadirkan konsep visual yang kuat. Sampul album karya ilustrator Elsha Graciella menggambarkan matahari terbit dengan berbagai elemen simbolis yang merepresentasikan perjalanan karier DNA.

Mister Aloy mengatakan ilustrasi tersebut menggambarkan cita-cita, perjuangan, dan kerja keras seluruh tim yang telah mendukung perjalanan DNA sejak awal. Beberapa elemen visual seperti kelompok burung, tiang listrik dengan kabel yang semrawut, layangan Bali, hingga pantulan air tenang menjadi metafora perjalanan hidup dan karier mereka.

Dalam proses produksinya, DNA turut melibatkan sejumlah kolaborator. JayJax menggarap album bersama Gamaliel Abram Pradipta dan Alvagracia Immanuel untuk merangkai keseluruhan komposisi album. Sementara sejumlah musisi turut mengisi lagu-lagu dalam album tersebut, di antaranya PARKZ, QG, SYEQY, INDAHKUS, hingga YB atau Reza Oktavian.

Duo DJ DNA yang beranggotakan JayJax dan Mister Aloy memperkenalkan album perdana bertajuk OURORA; yang menghadirkan 18 lagu dengan eksplorasi berbagai genre musik elektronik. (Foto: Istimewa)

Album dibuka melalui trek Who tf are we yang menjadi pengantar mengenai identitas DNA. Selanjutnya, pendengar diajak mengikuti perjalanan musikal melalui lagu-lagu seperti Quest of The Sea, Two Heads, PAIN, lOst Together, Cowok Red Flag, Love Ya, Second Choice, hingga ditutup dengan lagu Anomali yang menampilkan kolaborasi bersama YB.

Anomali menjadi salah satu sorotan dalam album ini karena menjadi lagu pertama YB yang dibawakan sepenuhnya dalam Bahasa Indonesia. Lagu tersebut juga memadukan elemen trap, breakbeat, serta sentuhan instrumen tradisional seperti suling dan gendang khas Jawa Timur.

JayJax menyebut OURORA; merupakan mimpi yang akhirnya terwujud sebagai sebuah album penuh. Ia menilai komposisi lagu-lagu dalam album tersebut berhasil menjaga keseimbangan antara karya yang bersifat komersial dan idealisme bermusik yang selama ini mereka bangun.

Menjelang perilisan album, DNA menggelar Press Conference dan Exclusive Listening Party pada 1 Juli 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri media dan penggemar yang mendapatkan kesempatan pertama mendengarkan seluruh materi album.

Dalam acara tersebut, DNA juga memperkenalkan konsep Indonesia Tour yang akan mereka jalankan setelah peluncuran album. Salah satu agenda yang disiapkan adalah penampilan spesial berdurasi sekitar 20 menit sebagai gambaran pengalaman konser yang akan dibawa ke berbagai kota.

Selain itu, DNA turut meluncurkan berbagai merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan sejumlah brand, mulai dari kaos, bandana, keychain hingga berbagai produk pendukung lainnya yang menjadi bagian dari identitas album dan tur mereka.

Melalui OURORA;, DNA berharap dapat mengajak para pendengar mengenal lebih dekat karakter dan warna musik yang selama ini ingin mereka tampilkan di luar identitas mereka sebagai pengisi lantai dansa.

"Ini adalah diri kami yang sebenarnya. Kami ingin mengajak pendengar menikmati warna musik DNA yang lebih luas dan berbeda," ujar Mister Aloy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....