Geng Pemburu Hantu Indonesia Terjebak Teror Rumah Sakit Korea
- 24 Jun 2026 15:39 WIB
- Malang
RI.CO.ID, Malang - Kenekatan tim pemburu hantu asal Indonesia membuat konten live streaming di tempat terbengkalai dan horor di Korea Selatan akhirnya berujung petaka. Ambisi mendaparkan 3 juta viewers, ternyata membawa mereka kedalam kondisi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Lantas, siapa saja orang-orang nekat yang tergabung dalam geng penelusuran ini?
Pertama, Para Pencari Hantu adalah sebuah tim konten kreator horor asal Indonesia yang bertekad menembus angka 3 juta penonton saat live. Kelompok inilah yang menginisiasi seluruh ide gila untuk terbang ke Korea.
Tim ini digawangi oleh tiga cowok dengan keahliannya masing-masing: Juna (Arbani Yasiz) Sang pemimpin kelompok yang sangat ambisius. Sifat Juna yang keras kepala, gila viewers, dan tak kenal menyerah menjadi bahan bakar utama mengapa tim ini berani melangkah sejauh ini.
Bara (Elang El Gibran) & Adit (Saputra Kori) Duo kreatif sekaligus usil yang bertanggung jawab di balik layar. Tingkah mereka yang suka bercanda membuat suasana penelusuran terasa dinamis, namun keusilan mereka yang sering mengabaikan larangan di tempat sakral justru menjadi bom waktu yang memicu bahaya tak terduga.
Sementara itu, agar konten live streaming mereka semakin meledak, Para Pencari Hantu mengajak kolaborasi sepasang konten kreator perempuan yang dikenal sebagai Soul Sisters. Duo kakak beradik cantik ini sudah memiliki jam terbang tinggi dalam urusan penelusuran mistis di Indonesia. Namun, Rumah Sakit Yong Won akan menjadi ujian terbesar dalam hidup mereka. Mereka adalah Arum (Diandra Agatha) Sang kakak yang punya nyali luar biasa. Arum tidak pernah ragu untuk menantang bahaya demi mendapatkan visual terbaik untuk kamera. Dan Yuri (Lea Ciarachel) Sang adik yang memiliki kepribadian sebaliknya. Yuri jauh lebih berhati-hati, peka terhadap sekitar, dan selalu waspada dalam setiap gerak-gerik kelompok ini. Perbedaan sifat keduanya akan memberikan dinamika ketegangan tersendiri selama penelusuran.
Melengkapi geng nekat ini adalah Tyas (Aylena Fusil), seorang mahasiswi Indonesia yang juga merupakan penonton setia Para Pencari Hantu. Beruntung, Tyas mendapatkan kesempatan langka untuk mengikuti penelusuran ini. Menariknya, Tyas memiliki trauma masa kecil akibat kejadian mistis yang pernah menimpanya. Pengalaman masa lalu itu justru membentuk Tyas menjadi pribadi yang sangat skeptis dan tidak mudah percaya dengan keberadaan makhluk halus. Baginya, perjalanan ke Rumah Sakit Yong Won ini adalah ajang pembuktian pribadi bahwa hantu itu tidak nyata, sebuah pemikiran yang mungkin akan segera ia sesali karena sikap skeptisnya justru menjadi magnet bahaya bagi kelompok ini.
Penelusuran di negara asing tentu mustahil tanpa adanya pemandu yang paham medan dan bahasa setempat. Di sinilah kelompok ini mengajak Dae Ho, yang diperankan oleh kreator konten populer asal Korea Selatan, Jang Hansol. Karakter Dae Ho digambarkan sebagai seorang warga negara Korea asli, namun tumbuh besar di Indonesia. Dengan kemampuan bilingual dan pemahamannya yang mendalam tentang kultur setempat, Dae Ho menjadi kunci utama kelompok ini untuk membongkar sejarah kelam, rahasia di balik Rumah Sakit Yong Won, hingga misteri terbesar yang terkunci rapat di Ruang 402.
Akan semencekam apa film “402: Rumah Sakit Angker Korea”? Film yang digadang-gadang menjadi film horor terbaik sutradara Anggy Umbara ini dijadwalkan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 9 Juli 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....