Melalui Lagu, D'Guru Ajak Generasi Muda Meneladani Nilai Kebaikan

  • 18 Jun 2026 12:09 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Band D'Guru asal Jakarta turut memeriahkan kegiatan Uji Publik Rancangan Undang-Undang tentang Hak Asasi Manusia (RUU HAM) yang diselenggarakan Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di Universitas Brawijaya Malang, Rabu (17/06/2026). Kehadiran grup musik yang seluruh personelnya berlatar belakang pendidik ini membawa pesan edukatif yang sejalan dengan semangat penghormatan HAM dan pendidikan karakter.

Band D'Guru diperkuat oleh Pak Guru sebagai vokalis, Gie pada gitar, Fry sebagai bassist, dan Erwin sebagai drummer. Dalam kesempatan tersebut, mereka tampil membawakan karya-karya yang sarat pesan sosial dan nilai keteladanan.

Vokalis D'Guru, Pak Guru, menjelaskan bahwa nama band yang mereka usung dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan latar belakang para personel yang berasal dari dunia pendidikan.

"Kebetulan dulu kami guru semua. Saya sendiri guru musik. Nama D'Guru dipilih karena guru harus menjadi contoh yang baik dan terus berupaya menjadi lebih baik," ujarnya kepada RRI Malang.

Sejak terbentuk, D'Guru telah merilis sejumlah lagu, di antaranya "Dolanan Rakyat", "Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari", dan "Balada Pekerja". Lagu-lagu tersebut telah tersedia di berbagai platform digital dan menjadi bagian dari album yang tengah mereka persiapkan.

Salah satu lagu yang mendapat perhatian publik adalah "Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari". Menurut Pak Guru, lagu tersebut mengangkat filosofi pentingnya keteladanan seorang pendidik dalam membentuk karakter generasi muda.

Band D'Guru sesaat setelah tampil dalam kegiatan Uji Publik RUU HAM di Universitas Brawijaya Malang, (17/06/2026). Grup musik yang digawangi para pendidik tersebut menyampaikan pesan keteladanan dan pendidikan karakter melalui karya-karya bermuatan sosial. (Foto: Iyan/RRI Malang)

Ia menuturkan bahwa perilaku guru akan memberikan pengaruh besar terhadap murid. Kesalahan kecil yang dilakukan guru berpotensi ditiru bahkan diperbesar oleh murid, sementara contoh kebaikan akan melahirkan dampak positif yang lebih luas.

Dalam proses kreatifnya, D'Guru membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk menyelesaikan lagu Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari, mulai dari penyusunan materi hingga tahap aransemen. Seluruh personel terlibat aktif dalam proses tersebut untuk menghasilkan karya yang sesuai dengan identitas musikal band.

Selain terus merilis karya, D'Guru juga tengah menyiapkan video klip untuk lagu "Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari". Menurut Pak Guru, konsep video klip tersebut digagas oleh tim kreatif Epicsky Entertainment yang tertarik dengan pesan moral yang terkandung dalam lagu tersebut.

"Mereka tertarik karena filosofi lagunya bagus. Ide dan konsep video klip sepenuhnya berasal dari mereka dan saat ini masih dalam tahap penyuntingan," katanya.

Dari sisi musikalitas, D'Guru mengusung genre rock dengan sentuhan funky rock. Meski para personelnya berasal dari generasi yang tidak lagi muda, karya-karya mereka justru mendapat respons positif dari kalangan anak muda.

Bassist D'Guru, Fry, mengungkapkan salah satu unggahan video lagu mereka di media sosial telah ditonton lebih dari 165 ribu kali. Berdasarkan data analitik, sekitar 75 persen penontonnya berasal dari kelompok usia 17 hingga 34 tahun.

Sementara itu, Gie menilai lirik yang sederhana dan mudah dipahami menjadi salah satu faktor yang membuat lagu-lagu D'Guru diterima oleh generasi muda.

Dalam kegiatan Uji Publik RUU HAM di Universitas Brawijaya, D'Guru dipercaya tampil karena pesan-pesan yang mereka usung dinilai relevan dengan upaya sosialisasi nilai hak asasi manusia dan pembentukan karakter masyarakat.

"Kami ingin terus berkarya dan memberikan inspirasi kepada generasi muda. Yang paling penting bukan hanya diterima masyarakat, tetapi bagaimana musik ini bisa membawa pesan positif," tutur Pak Guru.

Melalui karya-karya yang menggabungkan hiburan dan edukasi, D'Guru berharap dapat terus berkontribusi dalam menyebarkan nilai-nilai keteladanan, pendidikan, dan pesan sosial kepada masyarakat luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....