"Burn" Jadi Simbol Semangat dan Penerimaan dalam Album Terbaru Isyana Sarasvati

  • 05 Jun 2026 08:38 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Penyanyi dan penulis lagu Isyana Sarasvati resmi merilis album kelimanya bertajuk Eklektiko, sebuah proyek musikal yang merefleksikan perjalanan hidup, eksplorasi kreatif, serta keberagaman emosi yang dialaminya sebagai musisi dan individu.

Album Eklektiko hadir dengan konsep multichapter yang terbagi dalam empat bagian utama, yakni Lunora, Mamiu, Cecilia, dan Abadhi. Masing-masing chapter menawarkan warna musik, visualisasi, emosi, dan sudut pandang yang berbeda sebagai representasi fase kehidupan yang dilalui Isyana.

Pada chapter Lunora, Isyana mengangkat semangat kolaborasi dan keberagaman. Sementara Mamiu mengeksplorasi dunia imajinatif yang sarat pesan tentang kemurnian dan kebaikan. Adapun Cecilia menampilkan sisi yang lebih dewasa, feminin, dan reflektif. Keseluruhan perjalanan tersebut kemudian berpuncak pada Abadhi, yang menjadi simbol penerimaan, kekuatan, dan keseimbangan energi.

Sebagai fokus utama dalam perilisan album ini, lagu "Burn" yang berada dalam chapter Abadhi dipilih sebagai focus track. Lagu tersebut menghadirkan perpaduan unik antara unsur pop, elektronik, dan metal yang melahirkan warna baru yang disebut Isyana sebagai Trance Metal atau Dance Metal.

Menurut Isyana, "Burn" menjadi salah satu lagu yang paling merepresentasikan makna Eklektiko. Sebagai pribadi yang kinestetik, ia menciptakan lagu tersebut untuk menemani berbagai aktivitas pendengar, terutama saat berolahraga, sekaligus menjadi sumber energi dan motivasi dalam menjalani keseharian.

Kekuatan lagu "Burn" juga diperluas melalui video musik berskala besar yang menampilkan Isyana bersama 60 penari. Video tersebut mengusung koreografi yang terstruktur serta visual yang kuat, mempertegas konsep Eklektiko sebagai karya yang tidak hanya dinikmati secara audio, tetapi juga sebagai pengalaman visual dan performatif yang menyeluruh.

Selain "BURN", album ini juga menghadirkan lagu "Be Alright" yang berkolaborasi dengan Kamga sebagai second focus track. Lagu bernuansa R&B tersebut melengkapi chapter Lunora yang sebelumnya juga menghadirkan kolaborasi Isyana bersama Vidi, Hindia, dan Afgan.

Isyana menjelaskan bahwa Eklektiko merupakan refleksi tentang kehidupan manusia yang penuh keberagaman pengalaman. Melalui album ini, ia ingin mengajak pendengar merasakan berbagai spektrum emosi, menemukan makna dalam setiap perjalanan hidup, serta merayakan seluruh proses yang telah dilalui.

Untuk melengkapi pengalaman tersebut, proyek multichapter Eklektiko juga didukung lebih dari 30 konten visual yang dirilis melalui kanal YouTube Isyana Sarasvati. Seluruh materi visual tersebut dirancang untuk merangkum dan memperkuat narasi besar yang menjadi benang merah perjalanan album ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....