Reality Club Rayakan 10 Tahun lewat Konser Bertema Rumah

  • 04 Jun 2026 13:51 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Grup musik indie Reality Club akan merayakan satu dekade perjalanan karier mereka melalui konser spesial bertajuk "(10) Years of Reality Club – Live in Jakarta" yang digelar pada 6 Juni 2026 di Basketball Hall GBK. Konser ini dirancang sebagai perayaan perjalanan musik mereka yang berawal dari sebuah rumah hingga menjadi salah satu band independen paling berpengaruh di Indonesia.

Vokalis sekaligus pendiri Reality Club, Faiz Novascotia Saripudin, mengatakan konsep utama konser tersebut adalah mengajak para penggemar kembali ke tempat awal lahirnya Reality Club. Band ini pertama kali terbentuk dari aktivitas bermusik sederhana di rumah keluarga Faiz dan Fathia Izzati.

Menurut Faiz, perjalanan yang dimulai dari proses menulis lagu dan merekam demo secara sederhana di rumah kini berkembang menjadi pencapaian besar yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Karena itu, konser ini menjadi momentum untuk merayakan perjalanan tersebut bersama para pendengar.

Konsep rumah akan diwujudkan melalui tata panggung, visual, pencahayaan, hingga area pameran yang menyerupai ruang hidup Reality Club. Penonton akan disuguhkan pengalaman imersif melalui instalasi LED berskala besar yang dirancang agar mereka seolah memasuki "rumah" Reality Club, tempat lahirnya berbagai lagu dan kenangan selama sepuluh tahun terakhir.

Selain pertunjukan musik, konser ini juga menghadirkan pameran memorabilia yang menampilkan berbagai arsip penting perjalanan Reality Club sejak awal karier mereka. Fathia Izzati menyebut konsep tersebut dihadirkan untuk membawa kehangatan perjalanan yang telah mereka lalui bersama para penggemar.

Konser akan dibagi menjadi dua bagian utama. Pada sesi pertama, Reality Club akan membawakan secara penuh album terbaru mereka, Who Knows Where Life Will Take You?, yang sebelumnya belum pernah dipresentasikan dalam format showcase tunggal.

Sementara itu, sesi kedua akan mengajak penonton menelusuri perjalanan musikal Reality Club melalui lagu-lagu dari album pertama hingga album ketiga mereka. Personel band, Era Patigo, mengatakan konser ini menjadi yang terbesar sepanjang karier Reality Club, sekaligus menjadi ajang perayaan empat album yang telah mereka hasilkan selama satu dekade.

Untuk memperkaya pengalaman musikal, Reality Club menggandeng sejumlah kolaborator yang memiliki hubungan erat dengan perjalanan mereka. Di antaranya produser Wisnu Ikhsantama, musisi Iga Massardi, Bilal Indrajaya, grup musik Lomba Sihir, serta J. Alfredo. Kolaborasi juga melibatkan pemain seruling Aji Widyadhana, Kancatala Ensemble, dan penata aransemen string Chicha Azhari.

CEO Katarsis Live, Reyhana Zain, mengatakan konser ini dirancang bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan pengalaman emosional yang memungkinkan penonton merasa dekat dan menjadi bagian dari perjalanan Reality Club.

Berbagai elemen interaktif juga disiapkan, mulai dari letterbox station yang memungkinkan penggemar meninggalkan surat untuk para personel hingga konsep dress code yang terinspirasi dari era empat album Reality Club. Melalui konsep tersebut, penyelenggara ingin menyampaikan pesan bahwa harapan dan keajaiban dapat datang dari tempat yang sederhana, sebagaimana perjalanan Reality Club yang bermula dari sebuah rumah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....