Badai Tak Selamanya Tinggal, WUSS Titip Harapan lewat “May?”

  • 29 Mei 2026 13:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Grup musik WUSS menghadirkan refleksi tentang perjuangan bertahan di tengah fase hidup paling sunyi dan berat melalui single terbaru berjudul May? yang resmi mengudara di berbagai platform digital mulai 26 Mei 2026. Lagu ini membawa pesan tentang rasa lelah, kehilangan arah, hingga harapan kecil untuk pulih setelah melewati badai kehidupan.

Single May? mengangkat kisah seseorang yang tengah menghadapi kekacauan dalam hidup dan pikirannya. Liriknya menggambarkan rasa kecewa, kehilangan, dan kebingungan yang perlahan berubah menjadi ajakan untuk percaya bahwa tidak ada kondisi yang berlangsung selamanya.

Lewat metafora alam seperti hujan, petir, awan mendung, hingga pergantian musim, lagu ini menjadi representasi fase emosional manusia. WUSS menekankan bahwa rasa sakit, ketakutan, dan kehilangan merupakan bagian dari proses tumbuh, menerima, dan memahami diri sendiri.

Sabiella Maris mengungkapkan, single May? lahir dari pengalaman pribadi menghadapi tekanan batin dan berbagai kekacauan yang datang silih berganti. Menurutnya, bulan Mei sekaligus permainan kata May I? menjadi simbol harapan kecil untuk memberi izin pada diri sendiri agar tetap bertahan dan tumbuh.

“Kurang lebih lagu ini lahir dari pengalaman pribadi menghadapi badai dalam kepala dan segala kekacauan yang datang silih berganti, sementara bulan Mei dan permainan kata ‘May I?’ menjadi simbol tentang harapan kecil untuk meminta izin pada diri sendiri agar bisa terus bertahan dan tumbuh setelahnya,” ujar Sabiella Maris.

Secara musikal, May? dibangun layaknya percakapan dengan diri sendiri. Lagu ini hadir dengan nuansa hangat dan melankolis, tanpa kesan menggurui, melainkan seperti bisikan penenang yang menyampaikan bahwa setiap fase sulit pada akhirnya akan berlalu.

Single ini ditulis oleh Brilyan Prathama Putra dan Sabiella Maris, sementara keseluruhan lirik ditulis oleh Sabiella. Komposisi musik dikerjakan bersama Sabiella Maris, Brilyan Prathama Putra, Rara Harumi, dan Rufa Hidayat.

Proses recording, mixing, dan mastering dilakukan di Griffin Recording oleh Satrio Utomo. Sementara visual artwork untuk May? digarap oleh Iqbal Febrian guna memperkuat atmosfer lagu yang reflektif dan emosional.

Usai perilisan single ini, WUSS juga menyiapkan album penuh yang dijadwalkan meluncur pada kuartal kedua 2026.

“Setelah ini, WUSS akan melepas album penuh yang dijadwalkan rilis pada kuartal kedua 2026, sementara untuk jadwal tur masih kami pikirkan nanti,” kata Brilyan dalam rilis resminya untuk RRI Malang.

Melalui May?, WUSS ingin menyampaikan pesan bahwa badai dalam hidup memang datang, tetapi tidak pernah tinggal selamanya. Lagu ini menjadi pengingat bahwa manusia mungkin bisa patah, namun tetap memiliki kesempatan untuk pulih dan tumbuh kembali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....