Wayang Buka Era Baru, Rilis “Mati Aku Mati” dengan Formasi dan Warna Musik Berbeda
- 24 Mei 2026 11:18 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Band legendaris Indonesia, Wayang, resmi membuka babak baru perjalanan musiknya dengan memperkenalkan formasi anyar sekaligus merilis single terbaru berjudul Mati Aku Mati di pertengahan 2026. Perubahan ini menjadi langkah besar setelah lebih dari tiga dekade Wayang berkarya di industri musik Tanah Air.
Wayang dikenal sebagai salah satu band yang telah menorehkan banyak lagu hits sejak 1995. Sejumlah karya populer yang pernah melambungkan nama mereka di antaranya Damai, Dongeng, Katanya, Kecewa, Gadis Kecil, Beri Aku Cinta, Tak Selamanya, Andai Kau Ada, hingga Cinta Pertama yang dirilis pada 2025.
Memasuki era baru, Wayang kini hadir dengan susunan personel berbeda, yakni Taurin sebagai vokalis, Odji pada bass, Ilham dan Aie di gitar, serta Farid sebagai drummer. Odji menjadi satu-satunya personel asli yang masih bertahan dan melanjutkan perjalanan band tersebut.
Odji menjelaskan, perubahan formasi ini bermula pada akhir 2025 ketika dirinya bersama Bunda Lilik, sosok yang disebut sebagai orang tua Wayang, berkomitmen menjaga eksistensi band tersebut. Proses pencarian personel baru dilakukan secara alami tanpa audisi, hingga akhirnya terbentuk formasi baru yang dinilai membawa energi segar.
Tak hanya personel, Wayang juga mengubah identitas musikalnya. Kehadiran vokalis perempuan dan dua gitaris memberi warna baru pada aransemen musik mereka. Selain itu, nama sebutan penggemar Wayang yang sebelumnya dikenal sebagai “Wayangku”, kini berganti menjadi “Pendongeng”.
Single terbaru Mati Aku Mati dipilih sebagai penanda transformasi tersebut. Lagu bergenre Alternatif Rock itu ditulis oleh Ilham Ramadhan, gitaris Wayang, dengan karakter musik yang lebih kuat melalui dominasi distorsi gitar tebal, ritme dinamis, dan vokal penuh karakter.
Secara lirik, lagu ini mengangkat kisah tentang cinta mendalam, kesetiaan, serta pengorbanan yang digambarkan sebagai rasa hidup dan mati bagi seseorang. Ilham mengungkapkan, lagu tersebut terinspirasi dari pengalaman pribadinya semasa sekolah yang kemudian dikembangkan menjadi salah satu materi terbaik dari tujuh lagu yang dipersiapkan untuk proyek terbaru Wayang.
Menurut Taurin, perubahan image Wayang menjadi tantangan tersendiri, terutama karena band ini kini hadir dengan vokalis perempuan yang membawa nuansa berbeda dibanding era sebelumnya. Meski demikian, respons awal dari para musisi dan pendengar yang telah mendengarkan single tersebut dinilai cukup positif.
Dengan chemistry musikal yang dinilai semakin solid dan sound yang lebih modern, Wayang berharap Mati Aku Mati dapat diterima masyarakat luas dan menjadi tonggak kebangkitan mereka di industri musik Indonesia.
Single Mati Aku Mati kini telah tersedia di berbagai platform musik digital. Sementara video liriknya juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Wayang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....