Maisie Peters Rilis “Florescence”, Album tentang Penyembuhan Diri
- 23 Mei 2026 09:12 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, Maisie Peters, resmi merilis album studio ketiganya bertajuk Florescence, sebuah karya yang telah lama dinantikan penggemar dan menandai fase baru dalam perjalanan musikalnya. Album ini hadir dua tahun setelah kesuksesan album The Good Witch yang sempat menempati puncak tangga lagu.
Album Florescence diproduseri bersama peraih dua Grammy Award, Ian Fitchuk, yang sebelumnya dikenal melalui kolaborasinya dengan sejumlah musisi besar dunia seperti Kacey Musgraves, Beyoncé, dan Role Model. Dalam album ini, Maisie juga menghadirkan kolaborasi duet bersama Julia Michaels dan Marcus Mumford.
Perilisan album ini menjadi tonggak penting bagi Maisie setelah melalui periode padat selama beberapa tahun terakhir. Ia diketahui menjalani tur dunia, tampil sebagai pembuka konser sejumlah musisi ternama seperti Taylor Swift, Coldplay, Conan Gray, hingga Noah Kahan, serta melakukan debut di panggung festival musik Glastonbury.
Menjelang akhir 2024, jadwal padat tersebut disebut mulai memengaruhi kondisi fisik dan mentalnya. Kondisi itu mendorong Maisie mengambil jeda dari aktivitas panggung dan kembali ke rumah untuk memulihkan diri sekaligus membangun kembali koneksi dengan kehidupan pribadinya di luar dunia hiburan.
Masa jeda tersebut kemudian menjadi fondasi emosional lahirnya Florescence. Dengan kecintaannya pada seni bertutur, Maisie memilih Nashville sebagai tempat utama untuk menulis sekaligus merekam sebagian besar lagu dalam album tersebut. Ia kembali bekerja sama dengan Ian Fitchuk, yang pernah berkolaborasi dengannya sejak 2020.
Album ini juga menandai langkah baru dalam karier Maisie karena untuk pertama kalinya ia mengambil peran sebagai co-producer. Bersama Fitchuk, keduanya membentuk karakter musik yang hangat, kaya tekstur, dan sarat nuansa emosional.
Secara tematik, Florescence banyak mengeksplorasi perjalanan penyembuhan emosional, kesadaran diri, hingga pertumbuhan setelah melewati hubungan yang menyakitkan. Inspirasi tersebut berangkat dari fase pasca-hubungan yang sebelumnya dibahas dalam The Good Witch, serta kisah cinta baru yang kini dijalani Maisie bersama kekasih masa SMA-nya.
Maisie menyebut 15 lagu dalam album tersebut merepresentasikan proses pertumbuhan dirinya dari usia 23 hingga 25 tahun. Ia menggambarkan album ini sebagai perjalanan dari musim dingin panjang yang penuh luka, menuju musim semi yang membawa harapan, kekuatan, dan pemulihan.
Setelah menuntaskan tur teater global Before The Bloom yang menjangkau Australia, Asia Timur, Eropa, Inggris, Amerika Serikat, Brasil, dan Kanada, Maisie juga diumumkan sebagai artis pertama yang dikonfirmasi untuk perayaan ulang tahun ke-20 The O2 di London. Ia tampil pada 8 Mei 2027 dalam konser headliner terbesar sepanjang kariernya.
Sebelum itu, Maisie akan menjalani debut di panggung legendaris Grand Ole Opry, Nashville, pada 13 Juni mendatang. Ia juga dijadwalkan tampil di sejumlah festival besar seperti BBC Radio 1’s Big Weekend, Reading & Leeds Festival, serta Corona Capital Festival di Mexico City.
Melalui Florescence, Maisie Peters menegaskan transformasi musikal dan personalnya sebagai seniman muda yang tidak hanya tumbuh dalam karier, tetapi juga menemukan makna pemulihan dan harapan melalui karya-karyanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....