Rough Trade Records Rayakan 50 Tahun lewat Konser Spesial

  • 21 Mei 2026 12:34 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Label independen legendaris Rough Trade Records akan merayakan 50 tahun perjalanannya melalui rangkaian konser dan acara spesial yang digelar di Southbank Centre pada 17–19 Juli 2026. Perayaan tersebut menghadirkan sejumlah musisi ternama seperti Pulp, Scritti Politti, hingga Caroline dalam pertunjukan eksklusif yang hanya berlangsung satu kali.

Perayaan ini menjadi momentum penting bagi Rough Trade yang telah menjadi salah satu label rekaman independen paling berpengaruh di Inggris sejak berdiri pada 1976. Selain konser musik, agenda akhir pekan tersebut juga mencakup diskusi buku, pertunjukan seni, hingga pemutaran film klasik Kes karya sutradara Ken Loach yang akan diiringi pertunjukan musik orkestra secara langsung.

Pada Sabtu (18/7/2026), band Pulp dijadwalkan tampil di Royal Festival Hall dengan membawakan album terbaru mereka, More, secara penuh sebelum melanjutkan sejumlah lagu dari katalog lama mereka. Pada hari yang sama, Scritti Politti akan tampil dalam dua pertunjukan di Queen Elizabeth Hall, yakni sesi siang pukul 15.00 waktu setempat dan pertunjukan malam pukul 20.00.

Sementara itu, Minggu (19/7/2026), grup Caroline akan tampil di Queen Elizabeth Hall bersama tamu spesial My New Band Believe. Pada hari yang sama, vokalis Pulp, Jarvis Cocker, akan memperkenalkan pemutaran film Kes di Royal Festival Hall yang menjadi salah satu agenda spesial dalam perayaan tersebut.

Tak hanya musik, Rough Trade Books juga menggelar dua agenda seni dan literasi. Pada Jumat (17/7/2026), Queen Elizabeth Hall menjadi lokasi malam pembacaan karya dari para penulis, seniman, dan kolaborator Rough Trade. Kemudian pada Sabtu (18/7/2026), Purcell Rooms menampilkan adaptasi panggung novel debut Hannah Patterson berjudul Ungone.

Pendiri Rough Trade, Geoff Travis, mengatakan perayaan tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang label yang berawal dari sebuah toko kecil di Kensington Park Road, London Barat.

“Tahun ini menandai 50 tahun sejak toko pertama kami dibuka di Kensington Park Road. Rough Trade kemudian berkembang menjadi distributor dan label rekaman yang ikut melahirkan beberapa musik terbaik di dunia. Kami ingin merayakannya bersama publik di Southbank Centre,” ujar Travis dalam keterangan resminya untuk RRI Malang.

Direktur Artistik Southbank Centre, Mark Ball, menyebut Rough Trade sebagai salah satu ikon budaya Inggris yang berperan besar membentuk lanskap musik nasional.

“Rough Trade Records adalah label yang terus membentuk, menantang, dan memperluas warna musik Inggris. Merayakan para artis Rough Trade di panggung Southbank Centre menjadi momen yang sangat tepat,” katanya.

Rough Trade didirikan oleh Geoff Travis pada 1976. Setelah awalnya menjual rekaman dari berbagai label, Rough Trade mulai merilis musik secara mandiri dengan single perdana Paris Marquis milik band punk Prancis Métal Urbain pada 1977. Sejak saat itu, label ini menjadi rumah bagi banyak musisi berpengaruh seperti The Smiths, Mazzy Star, The Strokes, Warpaint, hingga Alabama Shakes.

Informasi tiket dan jadwal lengkap rangkaian acara dapat diakses melalui Southbank Centre.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....