Diossoulo Bicara Realita Musisi Daerah lewat “Sunken Ceiling”
- 11 Mei 2026 23:21 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Single debut “Sunken Ceiling” tak hanya menjadi perkenalan proyek solo Diossoulo, tetapi juga potret keresahan seorang musisi independen yang bertahan berkarya dari daerah. Diossoulo merupakan moniker dari Pradio Manggara Putra, vokalis dan gitaris band rock Kediri, IGMO. Lewat lagu bernuansa akustik dan ambience tersebut, Dio banyak berbicara soal tekanan hidup, waktu, hingga perjuangan menjaga mimpi bermusik.
Dalam wawancara melalui sambungan telepon di program Indies Time Pro 2 bersama host Irene Nathasya, Senin (11/5/2026), Dio mengaku keresahan dalam lagu itu lahir dari berbagai realita yang ia hadapi sebagai musisi di Kediri. “Bisa nggak sih aku struggling enough untuk terus bermusik di kota tinggalku, Kediri ini? Melihat kondisi ekosistem kesenian di sini, roadmap, pandangan masyarakat sampai orang-orang terdekat yang sering memandang ini sebagai main-main saja,” ujarnya.
Ia mengatakan perjuangan sebagai musisi independen tidak hanya soal berkarya, tetapi juga bertahan menghadapi tekanan sosial dan ketidakpastian masa depan. “Sampai kapan aku harus menjelaskan? Dan cukupkah waktu hidup ini membawaku melalui semua tantangan itu?” lanjut Dio.
Meski demikian, Dio mengaku tetap memilih menjalani jalur musik karena memiliki keyakinan yang kuat terhadap proses yang ia jalani. “Aku punya modal spiritual yang kuat bernama kepercayaan,” katanya.
“Sunken Ceiling” sendiri menjadi pembuka menuju album penuh Dream Like Holy Cowards yang direncanakan rilis tahun ini. Dio menyebut album tersebut akan menghadirkan perjalanan emosi yang berkelok dan penuh kejutan. “Album ini seperti rollercoaster perasaan. Aku berharap pendengar bisa mengikuti setiap kelokannya dan menyadari: beginilah yang sedang aku hadapi di kehidupan nyata,” ujarnya.
Selain menggarap penulisan lagu, Dio juga mengerjakan sendiri proses produksi, recording, mixing, hingga mastering untuk menjaga otentisitas proyek solonya tersebut. Sejumlah respons positif pun mulai berdatangan. Penulis musik Rio Jo Werry menyebut “Sunken Ceiling” seperti “kawan lama yang nepuk-nepuk pundak dan bilang: udah, santai aja. Sini bengong dulu.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....