Dipha Barus Angkat Isu Generational Trauma lewat Single “Nafas”
- 11 Mei 2026 09:57 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang: Produser musik dan DJ Dipha Barus menghadirkan refleksi mendalam tentang generational trauma melalui single terbaru bertajuk “Nafas” yang dirilis pada April 2026. Lagu ini menjadi ruang personal sekaligus kolektif untuk membicarakan luka emosional yang diwariskan lintas generasi.
Dipha mengungkapkan, tema tersebut lahir secara alami dari pengalaman pribadinya sebagai seorang ayah. Ia mulai menyadari adanya pola-pola emosional yang diwariskan dari generasi sebelumnya dan baru dipahami ketika memasuki usia dewasa.
“Menjadi ayah bikin gue mulai lihat pola-pola yang gue bawa dari keluarga dan generasi sebelumnya, pola yang baru bener-bener gue proses setelah dewasa,” ujar Dipha dalam keterangan resminya.
Ia menilai generasi orang tuanya tumbuh dalam situasi sosial-politik yang membuat banyak orang memilih diam sebagai cara bertahan hidup. Menurutnya, warisan tersebut tidak hanya bersifat politik, tetapi juga emosional dan memengaruhi cara seseorang mencintai, marah, hingga menyimpan trauma.
Dipha juga menyadari bahwa banyak luka yang selama ini dianggap persoalan pribadi ternyata memiliki akar struktural dan bersifat kolektif. Perspektif itu kemudian menjadi fondasi emosional dalam proses kreatif “Nafas”.
Secara musikal, Dipha menghadirkan pendekatan yang kontras antara dinamika musik dan ruang kontemplasi. Ia menyebut proses berlari kerap menjadi medium refleksi diri saat menghadapi tekanan emosional. Pengalaman itu diterjemahkan ke dalam atmosfer lagu yang bergerak namun tetap intim.
Dalam penggarapannya, Dipha memberi ruang besar bagi karakter vokal Baskara Putra agar tetap menjadi pusat emosi lagu. Menurutnya, suara Baskara memiliki kesan personal seperti seseorang yang sedang bercerita, bukan sekadar bernyanyi secara performatif.
“Produksi di sekelilingnya boleh megah, bergerak cepat, tapi dia yang harus tetap jadi pusatnya,” kata Dipha.
Melalui “Nafas”, Dipha ingin menjadikan musik sebagai medium untuk menyampaikan hal-hal yang sulit diungkapkan dalam percakapan sehari-hari. Ia mengaku belum sepenuhnya selesai memproses pengalaman emosional tersebut, namun memilih untuk tidak lagi memendamnya dalam diam.
Single “Nafas” bisa dinikmati melalui playlist diradio dan tersedia di berbagai platform streaming musik digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....