Teenage Dream Debut lewat Single “Complain”, Usung Rock Progresif Penuh Energi
- 11 Mei 2026 09:13 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Grup band rock progresif pendatang baru, Teenage Dream, resmi merilis single debut berjudul “Complain” pada akhirn April lalu. Lagu tersebut menjadi langkah awal mereka menghadirkan warna musik baru yang eksploratif dan penuh energi di industri musik Tanah Air.
Mengusung nuansa rock progresif, “Complain” memadukan permainan musik kompleks dengan ketukan ganjil (odd time signatures), sentuhan synthesizer megah, hingga raungan gitar emosional. Lewat lagu ini, Teenage Dream mencoba mengangkat tema filosofis mengenai fenomena anak muda yang dinilai terlalu mudah mengeluh di era sekarang.
Band asal Bangil yang terbentuk bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 November 2025 itu digawangi oleh Moch Dwirzam Aulia Ramadoni (vokal), M Yusuf Baihaqi (bass), Widigda Ridho Lensun (gitar/rhythm), Abdul Hamid (backing vocal dan lead guitar 1), serta Rhevy Andrian Putra (drum). Meski sebagian besar personel masih duduk di bangku sekolah, mereka mengaku serius menekuni dunia musik dengan semangat dan idealisme tinggi.
Vokalis Teenage Dream, Moch Dwirzam Aulia Ramadoni, mengatakan nama band yang mereka gunakan bukan sekadar menggambarkan masa muda, melainkan simbol keberanian dalam bermusik.
“Kami menggunakan nama ‘Teenage Dream’ bukan untuk merepresentasikan kenaifan masa muda, melainkan sebagai simbol dari ambisi liar, idealisme, dan keberanian untuk bermimpi tanpa batas dalam bermusik,” ujarnya dalam keterangan resmi untuk RRI Malang.
Ia menambahkan, rock progresif dipilih karena memberikan ruang luas bagi mereka untuk berekspresi tanpa batasan struktur musik populer pada umumnya.
“Bagi kami, rock progresif adalah kanvas tanpa batas. Genre ini memberi kami ruang untuk berekspresi sebebas mungkin tanpa terkurung oleh struktur lagu pop pada umumnya,” katanya.
Proses produksi single “Complain” berlangsung selama enam bulan dan dilakukan di Betabox Studio Recording. Lagu tersebut kemudian menjalani proses mixing dan mastering oleh Yanuar Rico untuk menonjolkan detail setiap instrumen tanpa menghilangkan emosi lagu.
Melalui karya debut ini, Teenage Dream berkomitmen menghidupkan kembali nuansa teatrikal dan kompleksitas musik rock di Indonesia. Mereka juga berharap karya-karyanya dapat mengajak pendengar keluar dari zona nyaman dan menikmati dimensi musik yang lebih mendalam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....