Blums Rilis Single Berjudul "Biru" yang Melankolis tapi Powerful
- 07 Mei 2026 21:30 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - BLUMS kembali menghadirkan karya emosional lewat single terbaru mereka yang berjudul Biru. Dirilis pada 24 April di berbagai platform musik digital, lagu ini bukan sekadar lagu tentang kehilangan atau elegi biasa, melainkan sebuah pengakuan jujur tentang kerinduan yang tidak perlu dipaksakan untuk sembuh. Melalui “Biru”, BLUMS mencoba menggambarkan fase kehidupan ketika rasa rindu hadir begitu kuat dan menetap, hingga akhirnya diterima sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan emosional seseorang.
Nuansa tersebut terasa jelas lewat lirik-lirik puitis namun tetap lugas yang menjadi kekuatan utama lagu ini. BLUMS dengan berani menunjukkan sisi rentan mereka melalui bait seperti, “Aku bernyanyi walau tak terdengar. Terus bernyanyi lantang dalam diam.” Kalimat tersebut menjadi simbol dari pelepasan emosi yang tulus, di mana kesedihan dan kerinduan tidak lagi harus disembunyikan. Lagu ini tidak menawarkan solusi instan untuk melupakan seseorang, melainkan mengajak pendengar untuk menerima bahwa beberapa rasa memang akan selalu tinggal dan hidup bersama waktu.
Tidak berhenti pada sekadar validasi perasaan, “Biru” juga mengupas bagaimana penantian panjang justru memperkuat rasa rindu itu sendiri. Hal tersebut tergambar kuat pada bagian chorus: “Kubunuh waktu yang mencuri rinduku. Hingga tiba saatnya ku memelukmu. Dalam doaku ada namamu.” Potongan lirik ini memperlihatkan bahwa waktu bukanlah musuh, melainkan ruang yang memperbesar harapan dan emosi. BLUMS berhasil menyampaikan kerinduan sebagai sesuatu yang hidup, tumbuh, dan terus berdetak di tengah penantian yang panjang.
Secara musikal, “Biru” menghadirkan nuansa nostalgia yang kuat lewat kombinasi riff gitar catchy, ketukan drum enerjik, dan ledakan vokal emosional di bagian chorus. Formasi Egie (vokal & gitar), Gege (lead guitar), Variant (drummer), dan Kris (bass & vokal) berhasil membawa pendengar kembali ke atmosfer musik penuh yearning khas masa sekolah. Meski dibalut tempo cepat dan penuh tenaga, nuansa melankolis tetap terasa kuat di setiap bagian lagu, menjadikan “Biru” sebagai soundtrack yang pas untuk perjalanan malam sendirian atau momen-momen reflektif yang dipenuhi kenangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....