Gebyar Senandung Rindu Malang Raya, Mistam Tekankan Kebersamaan

  • 27 Apr 2026 14:37 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan kekeluargaan dalam perjalanan komunitas Senandung Rindu Malang Raya yang telah memasuki usia 26 tahun.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Gebyar Senandung Rindu di Jatim Park 3 Batu, Minggu (26/4/2026). Dalam sambutannya, Mistam mengenang perjalanan panjang komunitas tersebut yang dinilai penuh dinamika, tantangan, sekaligus semangat kebersamaan yang terus terjaga hingga saat ini.

“Perjalanan 26 tahun ini bukan hal yang mudah. Banyak liku dan dinamika yang dilalui, tetapi kebersamaan yang kuat membuat komunitas ini tetap bertahan dan berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran para senior yang telah membimbing dan menjaga eksistensi komunitas, serta kontribusi seluruh anggota yang terus menjaga semangat kekeluargaan. Menurutnya, Senandung Rindu menjadi contoh komunitas yang mampu merangkul berbagai kalangan tanpa sekat.

Mistam turut menyoroti peran perempuan dalam penyelenggaraan kegiatan tahun ini. Ia mengaku terkesan dengan keterlibatan panitia yang didominasi ibu-ibu, termasuk penampilan welcome dance yang dinilai tampil kompak dan profesional.

“Ini luar biasa, saya tidak menyangka penampilan tadi begitu dinamis. Ini menunjukkan kekuatan kolaborasi dan semangat para anggota,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mistam juga menekankan pentingnya menjaga semangat dalam kehidupan. Menurutnya, memiliki mimpi dan tujuan menjadi kunci untuk tetap bersemangat, sehat, dan produktif.

“Selama kita punya mimpi, kita akan terus hidup dengan semangat. Itu yang membuat kita tetap aktif dan merasa hidup,” ungkapnya.

Ia mendorong komunitas untuk terus memperluas kegiatan, termasuk memanfaatkan fasilitas siaran seperti radio dan platform digital untuk mempererat kebersamaan. Selain itu, ia mengajak masyarakat luas di Malang Raya untuk bergabung tanpa memandang latar belakang.

“Komunitas ini terbuka untuk siapa saja, tanpa membatasi suku, agama, maupun status sosial. Yang utama adalah kebersamaan dan rasa kekeluargaan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Mistam menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga eksistensi Senandung Rindu Malang Raya. Ia berharap komunitas ini terus berkembang sebagai wadah kebersamaan dan pelestarian musik nostalgia di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....