Naga dan Dika Buka Cerita lewat Lagu “Selalu Ada”
- 27 Apr 2026 11:48 WIB
- Malang
Poin Utama
- ADA Band kembali menegaskan keberadaannya di industri musik lewat rilisan video musik “Selalu Ada”, dengan aransemen yang lebih modern namun tetap mempertahankan ciri khas emosional mereka.
- Lagu “Selalu Ada” mengangkat tema pertemuan dan perpisahan yang dekat dengan kehidupan banyak orang.
- Video musiknya dikemas sederhana namun kuat secara emosional, menyampaikan pesan bahwa setiap perpisahan dan pertemuan memiliki makna, sekaligus menunjukkan bahwa ADA Band tetap relevan di tengah perubahan industri musik.
RRI.CO.ID, Malang: Mendekati tiga dekade berkarya di industri musik Tanah Air, ADA Band kembali menegaskan eksistensinya melalui perilisan video musik terbaru berjudul “Selalu Ada” pada April 2026.
Lagu ini menjadi bentuk konsistensi sekaligus adaptasi ADA Band di tengah perkembangan industri musik yang dinamis. “Selalu Ada” mengangkat makna kehadiran yang tidak sekadar fisik, melainkan rasa yang menetap dan tidak tergantikan dalam kehidupan seseorang.
Secara aransemen, lagu ini dikemas lebih modern dan intim, namun tetap mempertahankan ciri khas ADA Band melalui melodi yang kuat serta lirik yang emosional.
Dalam wawancara eksklusif bersama Music Director RRI Malang di Kota Malang, Minggu (26/4/2026), pencipta lagu Dika Satjadibrata mengungkapkan bahwa “Selalu Ada” terinspirasi dari kisah nyata tentang pertemuan dan perpisahan.
“Perpisahan itu paling mudah diterjemahkan ke dalam lagu karena dialami semua orang, mulai dari sekolah, kelulusan, sampai kehidupan sehari-hari,” ujar Dika.
Menurutnya, pengalaman universal tersebut membuat lagu lebih mudah diterima dalam berbagai momen, seperti perpisahan, kelulusan, hingga kebersamaan dalam sebuah acara.
Sementara itu, vokalis Naga mengungkapkan adanya sentuhan personal dalam lagu ini. Ia menyebut lirik “semua datang dan pergi mewarnai cerita kita” terinspirasi dari unggahan media sosialnya saat memutuskan keluar dari Lyla.
“Awalnya itu hanya caption saat saya keluar dari Lyla. Tapi Mas Dika mengolahnya jadi lirik yang kuat. Itu juga memengaruhi cara saya menyampaikan emosi di lagu ini,” kata Naga.
Video musik “Selalu Ada” dikemas dengan pendekatan visual yang sederhana namun emosional, menggambarkan dinamika hubungan masa kini serta makna kebersamaan.
Sebagai band yang telah melewati berbagai fase industri, dari era fisik hingga digital, ADA Band terus menunjukkan relevansinya. Lagu “Selalu Ada” menjadi bukti bahwa perjalanan panjang mereka tidak hanya tentang bertahan, tetapi juga tetap memberi makna bagi pendengar.
Melalui karya ini, ADA Band mengajak pendengar melihat sisi terang dari setiap perpisahan, sekaligus mengingatkan bahwa setiap pertemuan dan kehilangan selalu meninggalkan makna dalam perjalanan hidup. (IyanMD)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....