Krisis Lagu Anak di Era Digital, Miben Voice Malang Hadir Jadi Solusi

  • 22 Apr 2026 17:50 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Lagu anak kian terpinggirkan di tengah derasnya arus digitalisasi. Anak-anak saat ini justru lebih akrab dengan lagu bertema dewasa yang viral di media sosial, meski belum tentu sesuai dengan usia dan pemahaman mereka.

Kondisi ini menjadi perhatian serius, salah satunya disuarakan oleh Founder Miben Voice Malang, Yukhe Oktaf. Ia menilai, fenomena tersebut berdampak pada pola pikir dan perilaku anak.

“Anak-anak sekarang menyanyikan lagu dewasa tanpa tahu artinya. Ini berpengaruh pada tutur kata dan sikap mereka,” ujarnya dalam dialog di Pro 1 RRI Malang, Rabu (22/4/2026)

Menurutnya, dominasi lagu dewasa tidak hanya terjadi di media sosial, tetapi juga merambah ke berbagai kegiatan anak, seperti lomba dan pertunjukan yang justru menggunakan lagu yang tidak sesuai usia.

Yukhe menyebut, salah satu penyebab utama adalah faktor bisnis. Lagu anak dinilai kurang menjanjikan secara komersial dibanding lagu dewasa yang lebih mudah viral.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pasar lagu anak sebenarnya masih ada dan bisa berkembang jika dikemas dengan menarik.

Berangkat dari keresahan tersebut, Miben Voice hadir sejak 2023 sebagai komunitas vokal anak yang fokus menghidupkan kembali lagu anak dengan pendekatan kreatif, termasuk mengikuti tren musik kekinian seperti remix.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengembalikan dunia anak pada ruang yang lebih sesuai, penuh keceriaan dan nilai positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....