Lakuna Mengajak Pendengar Kembali pada Asal lewat Maxi Single “Mudra”

  • 01 Apr 2026 14:31 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Band alternatif asal Malang, Lakuna, menandai langkah yang lebih serius dalam perjalanan musik mereka lewat perilisan maxi single bertajuk Mudra. Aktif sejak 2021, Lakuna digawangi oleh Yoko (vokal), Bagus dan Tian (gitar), Kelfin (keyboard), Aziz (bass), serta Eta (drum). Dalam rilisan ini, mereka meramu warna pop alternatif dan folk dengan sentuhan distorsi halus dan melodi emosional, menciptakan lanskap bunyi yang intim sekaligus luas sebagai pijakan awal menuju karya-karya berikutnya di skena musik alternatif Indonesia.

Sebelumnya, Lakuna sempat memperkenalkan identitas musikal mereka melalui single Buai Raga, yang sarat dengan lirik puitis dan refleksi pengalaman manusia. Pencarian tersebut berlanjut dalam lagu Mudra, yang lahir dari perenungan mendalam tentang eksistensi manusia, asal, tujuan, hingga akhir kehidupan. Inspirasi lagu ini juga berakar dari riset Yoko terkait konsep “kehancuran” dalam berbagai agama dan kepercayaan, yang kemudian diterjemahkan ke dalam lirik dengan memasukkan referensi spiritual seperti “Kun Fayakun”, Matius 19:14, hingga tembang macapat Asmarandhana sebagai elemen penguat narasi dan suasana.

Secara makna, “Mudra” berasal dari bahasa Sanskerta yang menggambarkan kondisi kembali pada kemurnian dan asal mula. Maxi single ini memuat dua komposisi, yakni Manungsa ing Pandunga sebagai pembuka dan Mudra sebagai lagu utama. Lagu pembuka tersebut menggunakan bahasa Jawa dan terinspirasi dari tembang macapat sebagai representasi identitas kultural Lakuna, sekaligus menjadi refleksi tentang kehidupan manusia yang teratur namun fana. Dari sana, pendengar diajak masuk ke Mudra, sebuah karya yang memandang kehancuran bukan sebagai akhir, melainkan bagian dari siklus kosmis ketika segala sesuatu luruh dan membuka kemungkinan baru.

Proses kreatif Manungsa ing Pandunga sendiri terbilang singkat, dikerjakan dalam waktu sekitar satu minggu pada November 2025. Meski demikian, lagu ini memiliki peran penting sebagai gerbang menuju keseluruhan narasi dalam maxi single Mudra. Dengan rilisan ini, Lakuna tidak hanya mempertegas arah musikal mereka, tetapi juga membuka ruang eksplorasi yang lebih luas, sekaligus menjadi langkah awal menuju rilisan-rilisan berikutnya, termasuk kemungkinan album penuh di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....