POLIPONI Si Paling Konser Siap Menggema di Malang
- 26 Feb 2026 10:34 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kota Malang akan menjadi tuan rumah perhelatan musik berskala besar bertajuk POLIPONI Si Paling Konser yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 di Lapangan Rampal, Malang. Konser ini hadir sebagai ruang temu lintas generasi dan warna musik, menghadirkan pengalaman konser megah bagi penikmat musik Tanah Air.
Sebagai bagian dari rangkaian menuju acara puncak, konferensi pers telah digelar pada 24 Februari 2026 di Hotel Santika Premiere. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Adam Subarkah dari Sheila on 7, serta Sambadha dan Bhima dari Coldiac. Turut hadir pula pihak promotor dari Letralive, yakni Ari Wulu, Radita Kus Hartono, dan Erwin Wibowo.
Mengusung makna “banyak suara dalam satu harmoni”, Poliponi dirancang sebagai konser outdoor yang imersif dengan tata panggung megah, kualitas tata suara premium, serta kurasi line-up yang kuat secara emosional dan musikal. Co-founder Letralive, Erwin Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan sistem, pencahayaan, serta stage rig guna menghadirkan pengalaman audio terbaik bagi penonton.
Konser ini akan menghadirkan sejumlah musisi nasional ternama seperti Barasuara, Fiersa Besari, serta Coldiac. Sementara itu, Sheila on 7 akan menjadi penampil utama, sekaligus mengobati kerinduan penggemar di Malang setelah sekitar tujuh tahun tidak tampil di kota ini.
Selain itu, Barasuara akan membawakan lagu populernya “Terbuang Dalam Waktu” yang sempat viral, sementara Fiersa Besari akan menghadirkan kembali lagu-lagu yang telah lama dinantikan penggemar. Sebagai band asal Malang, Coldiac juga siap meramaikan panggung dengan semangat lokal yang kuat. Sejumlah penampil lain juga akan diumumkan dalam waktu dekat.
Creative Director Poliponi, Ari Wulu, menegaskan bahwa konser ini akan menghadirkan konsep segar dengan perpaduan tata suara yang optimal serta visual cahaya yang selaras dengan musik yang dibawakan.
Pemilihan Malang sebagai lokasi konser dinilai tepat karena kota ini memiliki basis penikmat musik yang kuat serta ekosistem kreatif yang terus berkembang. Selain itu, potensi wisata dan ekonomi kreatif di Malang diharapkan turut terdongkrak melalui penyelenggaraan acara ini.
Operational Director Poliponi, Radita Kus Hartono, menyebutkan bahwa Malang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata yang dapat bersaing dengan kota lain seperti Yogyakarta, Bali, dan Bandung. Ia berharap Poliponi dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Informasi lebih lanjut terkait penjualan tiket, tambahan line-up, serta aktivitas pendukung lainnya akan diumumkan melalui akun resmi media sosial dan website Poliponi. (IyanMD)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....