Nothing Blooms at Midnight, Tonggak Pendewasaan Lucien Sunmoon

  • 24 Feb 2026 23:20 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Grup pop alternatif asal Malang, Lucien Sunmoon, resmi merilis album penuh perdana mereka bertajuk Nothing Blooms at Midnight pada 14 Februari 2026. Album yang digarap sepanjang tahun 2025 ini menjadi penanda fase baru dalam perjalanan mereka dan bukan hanya sebagai band, tetapi juga sebagai individu yang tengah bertumbuh. Berisi 10 track, dua di antaranya telah lebih dulu diperkenalkan sebagai single, yakni “Slice of Life” dan “Flustered”.

Secara tematik, album ini merangkum polemik yang tengah dihadapi para personel: percintaan, pengorbanan, kisah yang tak terucap, hingga emosi yang lama terpendam. Delapan lagu baru seperti “Arc of Quiet Bloom”, “In The Shadow of Our Past, I’m Longing to Be With You”, “11:12”, “Lowest”, “Minuet”, “Jealousy”, “What We’ll Never Be”, serta versi akustik “Memoria” memperlihatkan spektrum rasa yang luas. Alih-alih mengejar formula tertentu, mereka memilih membiarkan tiap lagu lahir dari kejujuran masing-masing personel. Sang produser, Danang, bahkan sengaja mengurangi intervensi kreatifnya dan memberi ruang penuh bagi para anggota untuk menentukan arah musikalnya sendiri.

Proses produksi dimulai sejak awal 2025 dengan pengumpulan materi, lalu masuk tahap rekaman pada Mei 2025 di Haum Studio bersama Dheka (Dugong Masurai) dan Axel (Masurai), berlangsung hingga kuartal akhir tahun. Track terakhir, “Memoria (Acoustic Version)”, direkam di RA2 Studio bersama Rio Armand, yang juga menangani mixing dan mastering keseluruhan album. Di tengah kesibukan kuliah, urusan keluarga, dan dinamika personal masing-masing, keenam personel bersama manajer mereka, Nayya, tetap menjaga visi bersama hingga album ini rampung.

Tak hanya berhenti pada perilisan digital, Lucien Sunmoon juga menyiapkan rilisan fisik berupa kaset pita yang diproduksi oleh Haum Entertainment. Paket ini akan dibundel dengan buku visual guide bertajuk Nothing Blooms at Midnight: a Visual Guide yang ditulis Sukma Kelana melalui Batas Frekuensi, lengkap dengan merchandise eksklusif. Selain itu, empat video musik juga tengah disiapkan dan direncanakan rilis bertahap mulai akhir Maret 2026. Kini, Nothing Blooms at Midnight sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming digital, menjadi refleksi perjalanan panjang menuju kedewasaan yang tak selalu mudah, namun jujur dan penuh makna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....