The Mummy 2026 Bangkit dengan Konsep Baru
- 24 Feb 2026 20:09 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Film The Mummy yang dijadwalkan tayang pada April 2026 dipastikan bukan reboot, bukan remake, dan sama sekali tidak memiliki keterkaitan cerita dengan trilogi petualangan yang dulu dibintangi Brendan Fraser. Proyek ini benar-benar berdiri sendiri sebagai film baru dengan konsep, dunia, dan pendekatan yang berbeda total.
Kali ini, kursi sutradara dipegang oleh Lee Cronin, sosok di balik film horor intens Evil Dead Rise. Keterlibatan Cronin langsung memberi sinyal bahwa versi terbaru ini tidak akan mengusung nuansa petualangan penuh aksi, melainkan kembali ke ranah horor murni yang gelap dan mencekam.
Cerita berpusat pada tragedi yang menimpa keluarga seorang jurnalis. Putri mereka menghilang secara misterius di tengah padang pasir tanpa jejak. Peristiwa itu menghancurkan kehidupan keluarga tersebut selama delapan tahun, meninggalkan luka emosional yang tak pernah benar-benar sembuh. Delapan tahun kemudian, sang anak tiba-tiba muncul kembali dan pulang ke rumah. Namun kepulangannya bukanlah momen penuh haru. Trailer memperlihatkan bahwa gadis tersebut bukan lagi pribadi yang sama. Ia membawa sesuatu yang kuno dan jahat dari gurun, sebuah kehadiran yang perlahan merusak dari dalam.
Berbeda dari film-film sebelumnya yang identik dengan makam Mesir dan makhluk terkutuk yang bangkit, “The Mummy” versi ini menggunakan istilah mumi secara lebih simbolik. Ia merepresentasikan sesuatu yang “diawetkan” secara paksa.
Ciri khas Cronin terasa kuat melalui pendekatan horor domestik: ancaman tidak datang dari luar rumah, tetapi justru tumbuh di tengah keluarga itu sendiri. Film ini mengeksplorasi trauma, rasa bersalah, serta pengorbanan dalam lingkup paling personal. Dengan konsep yang sepenuhnya baru dan tidak terhubung sama sekali dengan trilogi terdahulu, “The Mummy” (2026) siap menghadirkan interpretasi segar dan jauh lebih menyeramkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....