“Bakudapa Saja”, Olabro Angkat Filosofi Cinta Tak Tergesa
- 19 Feb 2026 14:27 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Di tengah tren hubungan instan dan ekspektasi tinggi dalam percintaan anak muda, musisi asal Timur Indonesia, Olabro, kembali menghadirkan karya terbarunya bertajuk “Bakudapa Saja”. Lagu ini menjadi refleksi sederhana namun mendalam tentang cara memulai hubungan tanpa tekanan dan tanpa terburu-buru.
Single yang ditulis dan diaransemen bersama Rey Wisnu Gunawan ini diperkuat dengan vokal hangat Ola dan Tisa Tansa. Lewat lagu ini, Olabro menawarkan sudut pandang yang lebih dewasa dalam membangun kedekatan: cukup bertemu terlebih dahulu, tanpa harus dibebani janji manis atau komitmen besar sejak awal.
Istilah “ketemu aja dulu” yang kini populer di kalangan generasi muda menjadi ruh utama lagu ini. Pesan yang ingin disampaikan sederhana, namun relevan dengan dinamika hubungan masa kini. Tidak semua hubungan harus segera diberi label. Tidak semua rasa harus langsung dipastikan arahnya.
Menurut Olabro, cinta seharusnya menjadi proses yang dinikmati, bukan perlombaan yang harus segera mencapai garis akhir. Ia melihat banyak hubungan kandas bukan karena kurangnya rasa, melainkan karena ekspektasi yang terlalu tinggi sejak awal.
“Bakudapa Saja” seolah mengajak pendengarnya untuk kembali pada esensi pertemuan. Bahwa langkah awal paling jujur dalam membangun hubungan adalah saling mengenal tanpa tekanan. Ketika dua orang memiliki keinginan yang sama, waktu akan membantu menjawab arah hubungan tersebut.
Secara musikal, lagu ini dibalut nuansa hangat dengan sentuhan khas Timur Indonesia yang menjadi identitas kuat Olabro. Ritme yang lembut berpadu dengan lirik yang mudah diingat membuat lagu ini terasa ringan namun tetap mengandung makna mendalam.
Kini, “Bakudapa Saja” telah tersedia di berbagai platform musik digital dan dapat dinikmati melalui siaran radio. Lagu ini diharapkan menjadi teman bagi siapa pun yang tengah berada di fase awal sebuah cerita—fase yang penuh harap, namun tetap memilih berjalan perlahan.
Lewat karya ini, Olabro kembali menegaskan bahwa cinta bukan tentang seberapa cepat dimulai, melainkan seberapa tulus dijalani. (shofiecha)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....