Much Band Indie Malang Rilis Karya Terbaru
- 09 Feb 2026 23:05 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Band indie asal Kota Malang, Much, kembali merilis single terbaru berjudul “Pendar”. Rilisan ini menegaskan konsistensi Much dalam berkarya di industri musik independen Indonesia setelah lebih dari satu dekade perjalanan bermusik.
Terbentuk sekitar tahun 2013–2014, Much lahir dari proses sederhana: jamming sendirian di kamar yang kemudian berkembang menjadi karya kolektif sebuah band.
Dhandy, motor utama Much, mengaku materi awal band ini muncul dari kebiasaan bermain musik sendiri. Dari situ, ia merasa komposisi yang dibuatnya cocok dibawakan oleh vokal perempuan. Pilihan itu jatuh pada Anggie, yang saat itu merupakan pasangan Dhandy, dan kini menjadi vokalis Much.
Formasi Much diisi oleh Anggie (vokal), Dhandy (gitar, penulis lirik), Vino (bass), Pandu (drum), dan Risang (gitar). Seluruh personel merupakan anak asli Malang, meski saat ini beberapa di antaranya seperti Anggie, Dhandy, dan Pandu telah menetap di Jakarta.
Anggie menilai perkembangan ekosistem musik di Malang saat ini sangat positif. Akses distribusi karya semakin mudah, dan banyak band baru dengan kualitas yang tak kalah menarik bermunculan dari kota ini. Menurutnya, Malang kini menjadi kota yang sangat kondusif bagi pertumbuhan musisi independen.
Dalam perjalanan kariernya, Much telah merilis sejumlah karya. Pada 2014, mereka merilis EP berisi enam lagu, disusul EP kedua pada 2015 dengan dua lagu. Tahun 2016, Much merilis album penuh pertama berisi 10 lagu, kemudian merilis single pada 2018, dan kembali menghadirkan karya terbaru pada 2025 melalui single “Pendar”.
Secara kreatif, Dhandy berperan sebagai penulis lirik, sementara penggarapan musik dilakukan bersama-sama. Proses berkarya Much sangat kolaboratif. Setiap personel memiliki peran masing-masing, mulai dari publikasi, produksi, hingga desain visual. Anggie sendiri berperan besar sebagai production manager yang mengatur banyak aspek teknis band.
“Band ini sudah seperti keluarga. Semua saling melengkapi sesuai keahlian masing-masing,” ujar Anggie, kepada rri.co.id, Selasa (10/2/2026).
Much mengusung warna alternative indie rock dan indie pop, terinspirasi dari band-band yang mereka dengarkan sejak awal terbentuk. Dhandy menilai industri musik saat ini semakin ramai dan seru, dengan banyak warna baru yang justru memperkaya lanskap musik Indonesia.
Bagi Anggie, musik adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari hidupnya. Mendengarkan musik sudah menjadi rutinitas harian, terlebih dengan semakin beragamnya genre yang berkembang. Sementara itu, Dhandy memaknai musik sebagai bagian dari kehidupan itu sendiri.
“Bagiku, musik adalah hidup. Hidup adalah musik. Setiap fase kehidupan punya nadanya sendiri,” kata Dhandy.
Single terbaru “Pendar” menjadi lagu berbahasa Indonesia pertama Much. Lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Dhandy saat berkendara motor menggunakan kacamata silinder, di mana cahaya terlihat menyilaukan berbentuk tanda plus. Cahaya tersebut dimaknai sebagai simbol harapan dan masa depan yang tetap menerangi jalan.
Jika harus memilih dua lagu yang paling merepresentasikan Much, Anggie menyebut “Stay Inside” dan “Pendar”. “Stay Inside” berkesan karena video klipnya dibuat saat masa lockdown, menggambarkan kebersamaan yang terasa sangat kuat. Sementara ‘Pendar’ terasa sangat personal dan masih fresh,” ujarnya.
Dhandy memilih “Season Change” dan “Everybody Living”, lagu-lagu bernuansa gelap dan melankolis yang berbicara tentang fase kehidupan, pertemanan, serta kenyataan bahwa tidak ada yang benar-benar abadi. Ia juga menilai “Pendar” memiliki takaran yang pas dari segi aransemen dan emosi.
Saat ini, Much terus melangkah dengan semangat yang sama: membuat musik yang mereka sukai dan jujur pada proses. Karya-karya Much dapat diakses melalui Instagram @muchband_ dan kanal YouTube Much Band.
Dengan perjalanan lebih dari satu dekade, Much menjadi salah satu contoh band indie asal Malang yang tetap bertahan, berkembang, dan relevan di tengah dinamika industri musik yang terus berubah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....