Lagu ‘Cinta Tapi Terluka’ Angkat Isu Toxic Relationship

  • 25 Jan 2026 18:03 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Grup musik The Chasmala kembali merilis karya terbaru berjudul “Cinta Tapi Terluka”, sebuah lagu yang mengangkat realitas pahit hubungan percintaan tidak sehat atau toxic relationship yang kerap dialami generasi muda. Lagu ini menggambarkan konflik batin dua insan yang saling mencintai, namun harus berhadapan dengan luka dan kekecewaan yang terus berulang.

Single tersebut diciptakan oleh Irfan Chasmala selaku keyboardist, kemudian disempurnakan bersama Pieter Anroputra sebagai vokalis dan Denny Chasmala (Denchas) pada bagian gitar. Proses kreatif lagu ini juga melibatkan Ade Govinda sebagai produser musik, yang turut mematangkan nuansa emosional serta aransemen lagu.

Irfan menjelaskan, lagu ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi pendengarnya.

“Semoga ini menjadi pelajaran bahwa dengan luka itu orang bisa menjadi lebih kuat lagi,” ungkap Irfan dalam keterangan resminya kepada RRI Malang, Senin (26/1/2026).

“Cinta Tapi Terluka” terinspirasi dari kisah nyata yang dialami sahabat Irfan, sehingga emosi yang disampaikan terasa dekat dan relevan dengan banyak orang. Lagu ini menceritakan dua hati yang pernah saling percaya, namun harus menerima kenyataan bahwa cinta yang terus melukai tidak seharusnya dipertahankan.

Proses pembuatan lagu ini terbilang singkat namun intens. Irfan mengerjakan lagu tersebut selama tiga hari, mulai dari penciptaan nada hingga lirik dasar. Setelah itu, demo lagu dibuat bersama Pieter sebelum akhirnya diserahkan kepada Ade Govinda dan mendapat respons positif.

Single ini menjadi karya spesial bagi The Chasmala. Selain berperan sebagai vokalis, Pieter juga tampil sebagai drummer, menghadirkan warna baru dibandingkan karya-karya sebelumnya. Formasi band ini turut diperkuat oleh Rishanda Singgih sebagai bassist, Dika Chasmala pada bagian string, serta Meltho Pasto sebagai vocal director.

Ade Govinda menilai lagu ini memiliki nuansa ritme yang unik.

“Feelnya terdengar vintage, seperti musik era 60-an atau 70-an. Pieter bisa cepat beradaptasi dengan mood tersebut sehingga feel lagunya benar-benar dapat,” ujarnya.

Harapan besar pun disampaikan para personel The Chasmala. Denchas berharap lagu ini dapat diterima dengan baik oleh pendengar dan dibawakan secara langsung di atas panggung. Sementara itu, Pieter berharap lagu ini menjadi berkah bagi perjalanan musikal The Chasmala.

Menutup pernyataannya, Irfan menyampaikan pesan mendalam kepada pendengar.

“Lagu ini ditujukan bagi yang pernah terluka oleh kekerasan, kekecewaan, manipulasi, dan lain-lain dalam perjalanan hidup. Jangan pernah takut terluka, karena luka bisa membuat kita bangkit dan lebih kuat,” tutupnya.

Single “Cinta Tapi Terluka” sudah dapat didengarkan di Radio dan seluruh platform musik digital mulai 21 Januari 2026. Music video-nya juga telah dirilis melalui kanal YouTube MyMusic Records. (IyanMD)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....