Heydi ‘Power Slave’ Terkesan Antusiasme Rock di Malang
- 15 Agt 2025 05:11 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Vokalis band rock legendaris Power Slaves, Heydi Ibrahim mengaku senang bisa tampil di atas panggung konser musik bertajuk “Rock in Karlos” di rest area Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (14/8/2025) malam. Baginya, sambutan hangat dari pecinta musik rock di Malang menjadi kebahagiaan tersendiri.
“Kalau saya senang-senang saja diundang, apalagi kalau suasananya ramai. Terima kasih sudah ngundang, terutama Malang yang sangat welcome,” katanya.
Power Slaves sendiri dikenal sebagai salah satu band rock Indonesia yang mewarnai industri musik tanah air sejak era 90-an. Soal geliat musik rock di Malang, Heydi menilai potensi itu bisa dilihat dari animo penonton yang datang di konser yang digelar oleh Komunitas Karlos Rock City bekerjasama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Malang ini. Konser ini dalam rangka memperingati HUT ke-80 RRI dengan tajuk #KitaIndonesia, sekaligus memeriahkan bulan kemerdekaan.
“Kalau ramai, ya berarti potensinya bagus. Musik kan universal, enggak harus rock. Tapi kalau ada acara seperti ini, ya saya pasti senang,” ujar pria berambut gondrong ini.
Mengenai tren musik rock, Heydi mengakui sulit mengembalikan kejayaan era 90-an. Namun, ia optimistis bahwa musik, seperti halnya mode, memiliki siklus naik-turun.
“Suatu saat pasti akan naik lagi. Kalau sedang turun, enggak usah panik. Tunggu saja, nanti akan kembali,” tegasnya.
Terkait polemik royalti musik, ia menegaskan tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, rezeki sudah diatur dan semakin banyak lagu Power Slaves dibawakan, justru semakin memperluas nama band.
“Royalti itu benar, saya enggak bilang salah. Tapi kalau mau diterapkan di Indonesia, kita juga harus pikirkan kondisi ekonomi. Kalau bicara royalti, lagu-lagu Barat yang dibawakan di sini juga harus dibayar, kan?” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....