Ngunduh Mantu: Tradisi Pernikahan Jawa, Apa Makna Dibaliknya?
- 20 Jun 2025 10:14 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Setelah resmi menikah dalam prosesi pernikahan yang cukup menyita perhatian publik beberapa hari lalu, pasangan selebriti Al Ghazali dan Alyssa Daguise kembali mencuri perhatian publik lewat penyelenggaraan acara "Ngunduh Mantu" yang digelar Kamis (19/6/2025) malam di Jakarta Convention Center.
Acara ini bukan hanya menjadi penanda penting dalam rangkaian pernikahan mereka, tetapi juga menjadi momen pelestarian budaya yang patut diapresiasi.
Dikutip dari buku "Menjadi MC Acara Pernikahan" karangan Lies Aryati, Sabtu (21/6/2025), Ngunduh mantu merupakan salah satu rangkaian prosesi adat dalam pernikahan tradisional Jawa. Secara harfiah, "ngunduh" berarti memetik atau mengambil hasil, dan "mantu" berarti menantu.
Jadi, ngunduh mantu adalah simbolis dari pihak orang tua mempelai pria yang "memetik hasil" berupa kedatangan menantu perempuan ke keluarga mereka.
Tradisi ini biasanya digelar setelah pernikahan resmi berlangsung, dan menjadi bagian penting dari rangkaian panjang adat pernikahan Jawa. Berbeda dengan resepsi biasa, Ngunduh Mantu memiliki nuansa spiritual dan kekeluargaan yang dalam. Keluarga besar pengantin pria seakan menyambut secara resmi sang menantu perempuan sebagai anggota baru keluarga.
Ngunduh mantu sudah dikenal sejak zaman kerajaan Mataram Kuno dan berkembang pesat di era Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Dulu, acara ini menjadi ajang pesta rakyat dan sarana menunjukkan status sosial keluarga pria, termasuk keramahtamahan dalam menjamu tamu dan sanak saudara.
| Baca juga: Resto HARRIS Hotel Malang Penuh Saat Imlek |
Seiring waktu, Ngunduh Mantu tak hanya dijalankan oleh keluarga bangsawan, tetapi juga oleh masyarakat umum sebagai wujud penghargaan terhadap nilai-nilai tradisi. Saat ini, tradisi ini mengalami adaptasi dengan sentuhan modern, termasuk tata busana, hiburan, hingga dokumentasi digital.
Pernikahan selebritas seperti Al Ghazali dan Alyssa Daguise menjadi contoh bagaimana tradisi lokal tetap bisa hidup dan relevan di tengah era globalisasi. Dengan menjadikan Ngunduh Mantu sebagai bagian dari pesta pernikahan mereka, pasangan ini turut serta dalam pelestarian warisan budaya yang sarat makna.
Dengan sorotan media dan perhatian publik yang besar terhadap pasangan ini, semoga tradisi-tradisi luhur seperti ngunduh mantu makin dikenal luas oleh generasi muda dan terus diwariskan lintas zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....