Haru Buruh Tani Lansia Rela Menunggu Prabowo, Titip Harapan Petani Makmur
- 17 Jul 2026 21:59 WIB
- Malang
Poin Utama
- Buruh tani lansia bernama Mistin (60 tahun) dari Desa Robyong, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, rela menunggu sejak pagi untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto.
- Acara Panen Raya Tebu diselenggarakan pada hari Jumat, 17 Juli 2026, di Pakis, Kabupaten Malang, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap sektor pertanian.
- Kisah Mistin menggambarkan dedikasi dan harapan petani lokal terhadap kepemimpinan baru Presiden Prabowo dalam mengembangkan sektor pertanian Indonesia.
RRI.CO.ID, Malang – Momen Panen Raya Tebu bersama Presiden Prabowo Subianto di Pakis Kabupaten Malang, Jumat 17 Juli 2026, menyisakan kisah haru dari seorang buruh tani lansia. Mistin (60), warga Desa Robyong, Kecamatan Pakis, rela menunggu sejak pagi demi bisa bertemu dan bersalaman langsung dengan Presiden.
Mistin mengaku penantian panjangnya terbayar ketika akhirnya dapat melihat dan menyapa langsung Kepala Negara. Baginya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
"Seneng ketemu sama Pak Presiden. Saya nunggu sampe lesu, jare wong-wong. Ingin bertemu Pak Presiden, ingin salim biar tahu," ujar Mistin.
Di balik kebahagiaannya, Mistin menyimpan harapan sederhana agar perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian terus berlanjut sehingga kehidupan petani semakin sejahtera.
"Ya, senang. Harapannya petani biar makmur, gitu aja," tuturnya.
Sebagai buruh tani, Mistin mengaku semangat bekerja tidak pernah surut. Menurutnya, kerja keras menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari demi memenuhi kebutuhan keluarga.
"Nek gak semangat, gak mangan," ucapnya.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam panen raya tebu tersebut bukan hanya menjadi momentum penguatan sektor pertanian, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kecil seperti Mistin yang berharap kesejahteraan petani Indonesia terus meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....