Jalan Mulus, Harapan Warga Malang Selatan Tumbuh

  • 27 Apr 2026 16:45 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Jalan yang mulai mulus di Malang selatan mengubah keseharian warga dan menumbuhkan harapan baru.

Pagi itu, Sunari berdiri di tepi jalan Desa Baturetno, Kecamatan Dampit. Ia mengamati kendaraan yang kini melintas lebih lancar di ruas yang sebelumnya penuh lubang. Baginya, perubahan itu sederhana, tetapi berdampak besar.

“Terima kasih atas penambalan lapen yang dilakukan oleh UPT Bina Marga Turen yang berada di Desa Baturetno. Semoga langkah selanjutnya ditindaklanjuti oleh Bina Marga karena ini aspalnya masih di aspal satu kali. Semoga permohonan kami dikabulkan dan terimakasih,” ujarnya.

Sebelumnya, jalan rusak membuat aktivitas warga tersendat. Pengendara harus memperlambat laju, bahkan tak jarang terjadi kecelakaan kecil. Kini, setelah dilakukan penambalan dengan metode lapis penetrasi macadam (lapen), jalan kembali bisa dilalui dengan lebih nyaman.

Perubahan serupa juga dirasakan warga di wilayah pesisir. Di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, akses menuju Pantai Sipelot perlahan membaik. Jalan yang dulunya sulit dilalui kini mulai terbuka.

Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso Hadiwinulyo, menyebut perbaikan ini bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi juga membuka peluang bagi warganya.

“Terima kasih kepada UPT Bina Marga di Turen dan juga kepada Bapak Kepala Dinas Bina Marga Khairul Isnaidi Kusuma, yang mana telah memberikan kenyamanan pada jalan-jalan kami sehingga mulai tangsi sampai Pantai Sipelot ini akan dikerjakan oleh Bina Marga,” ujarnya.

Akses yang lebih baik membuat aktivitas ekonomi perlahan bergerak. Nelayan lebih mudah membawa hasil tangkapan, sementara warga mulai melihat peluang dari sektor wisata.

“Sehingga Pak Menteri sudah berkali-kali datang, Menteri Kelautan perikanan, apalagi nanti rencananya akan ada kunjungan Presiden Prabowo yang akan hadir di tempat kami, sehingga jalan-jalan kami semua diperbaiki dengan mulus,” katanya.

Di balik perubahan itu, ada kerja rutin yang terus dilakukan. UPT Pengelola Jalan dan Jembatan Turen menjalankan program “Sapu Lobang” untuk menambal jalan rusak di lima kecamatan.

Kepala UPT, Bambang Dwi Mulyanto, mengatakan perbaikan dilakukan bertahap agar menjangkau lebih banyak wilayah.

“Arahan Pak Kepala Dinas PU Bina Marga, kami intensif melakukan program sapu lobang (salob) untuk meningkatkan pelayanan publik, keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Untuk mempercepat pekerjaan, aspal ditempatkan lebih dekat ke lokasi dan dititipkan kepada warga. Cara ini membuat perbaikan bisa dilakukan lebih cepat saat dibutuhkan.

“Perlu diketahui untuk memudahkan mobilisasi dan mendekatkan ke lokasi pengaspalan bahwa aspal kami titipkan ke warga demi keamanan, utk kebutuhan di 4 lokasi pengaspalan sejumlah 30 drum di lokasi,” katanya.

Bagi warga, perubahan ini bukan sekadar jalan yang lebih halus. Ini tentang waktu tempuh yang lebih singkat, perjalanan yang lebih aman, dan peluang yang mulai terbuka. Di Malang selatan, jalan yang diperbaiki perlahan menghubungkan harapan, dari desa menuju masa depan yang lebih baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....