Cissipizza Andalkan Konsistensi dan Inovasi
- 22 Sep 2026 16:05 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang: Mengembangkan bisnis kuliner di tengah persaingan yang semakin banyak membuat Dyana Melati tidak hanya berfokus pada rasa produk. Owner Cissipizza tersebut menilai konsistensi, inovasi, harga, promosi, dan pelayanan harus berjalan beriringan agar pelanggan tetap datang kembali. Prinsip itu diterapkan untuk menjaga usaha yang telah dirintis sejak 2013 sekaligus memperluas jangkauan Cissipizza dari Malang ke sejumlah kota lainnya.
Bagi Dyana, menjaga konsistensi rasa menjadi salah satu pekerjaan paling berat ketika usaha mulai berkembang dan memiliki beberapa outlet. Standar produk harus tetap sama meskipun proses produksi dilakukan oleh orang yang berbeda maupun di lokasi yang berbeda. “Yang paling berat itu konsistensi rasa. Meskipun sudah bisa diterapkan di semua cabang, tetap harus audit di outlet dan dapur,” jelasnya. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan produk yang diterima pelanggan tetap memiliki standar yang sama.
Cissipizza juga pernah menghadapi periode ketika penjualan mengalami penurunan. Dyana mengatakan, kondisi tersebut bisa dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari liburan mahasiswa, musim hujan, kondisi pasar, hingga promosi dan pelayanan. Karena itu, ia tidak langsung mengambil kesimpulan ketika penjualan turun. “Kami harus cari penyebabnya dulu. Apakah dari menu, harga, memang momennya, promosinya yang kurang, atau pelayanan yang kurang,” ujarnya. Setelah mengetahui penyebabnya, strategi seperti promo, layanan delivery, dan promosi melalui media sosial kembali diperkuat.
Selain mengandalkan promosi, Cissipizza berusaha menjaga kedekatan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas. Salah satunya cooking class yang melibatkan anak-anak dari PAUD maupun TK. Cissipizza juga menawarkan konsep Pizza Date yang memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan. “Kami ada cooking class, termasuk melibatkan sekolah PAUD dan TK. Ada juga Pizza Date untuk berdua,” kata Dyana. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara agar hubungan dengan konsumen tidak hanya sebatas transaksi jual beli.
Pengembangan usaha juga semakin diperluas melalui produk frozen yang menjadi solusi saat pandemi 2020. Dari yang sebelumnya berfokus pada penjualan melalui outlet, Cizzipizza kemudian mengembangkan produk yang dapat disimpan dan dikonsumsi di rumah. Saat ini, Cizzipizza telah memiliki sejumlah outlet di Malang, di antaranya kawasan Wilis, Sawojajar, Gajayana, Sarangan, dan Singosari, serta menjangkau Surabaya, Tangerang, dan Depok. Produk frozen yang ditawarkan juga telah memiliki izin BPOM.
Dyana menyebut, siapa pun yang ingin memulai usaha kuliner perlu memahami produk sekaligus target konsumennya sejak awal. Perhitungan modal, beban operasional, hingga standar resep perlu disiapkan agar usaha dapat berjalan secara konsisten. “Resep itu harus baku. Meskipun dikerjakan oleh beberapa tangan, hasilnya harus tetap sama. Promosi di media sosial juga tidak boleh berhenti,” tuturnya. Ia juga menilai keberhasilan usaha tidak bisa hanya mengandalkan satu aspek. “Produk yang enak, harga yang terjangkau, atau pelayanan yang bagus, semuanya saling berkaitan. Harus balance untuk semua sisi,” pungkas Dyana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....