Pisang Nona Hadirkan Kuliner Khas Sulawesi untuk Perantau di Malang
- 20 Sep 2026 11:42 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Kerinduan terhadap kampung halaman mendorong Ninda menghadirkan kuliner khas Sulawesi melalui usaha rumahan Pisang Nona di kawasan Sawojajar 2, Kota Malang.
Ninda mengatakan, ide tersebut berawal dari pengalamannya sebagai perantau yang sulit menemukan pisang goreng sambal seperti yang biasa disantapnya sejak kecil di Sulawesi.
“Karena saya sudah lama merantau, oalahan pisang seperti Pisang Nona ini jarang sekali saya temui. Itu membuat saya merasa rindu, bagaimana caranya tetap bisa merasakan kalau saya berada di kampung halaman. Salah satunya adalah dengan menciptakan memproduksinya sendiri,” kata Ninda dalam Jagongan UMKM, Sabtu (19/9/2026).
Kerinduan serupa ternyata juga dirasakan sejumlah pelanggan Pisang Nona. Menurut Ninda, beberapa konsumennya merupakan perantau dari Papua dan Sulawesi yang tinggal maupun sedang berkunjung ke Malang.
Ia menceritakan, sejumlah pelanggan bahkan mengaku kembali teringat kampung halaman setelah menemukan pisang goreng dengan sambal di Pisang Nona.
“Mereka bilang, sudah lama sekali tidak makan ini, seperti pulang ke rumah, rindu kampung halaman,” ujarnya.
Selain menjadi sarana bernostalgia bagi perantau, Pisang Nona juga menjadi upaya Ninda memperkenalkan kuliner Indonesia Timur kepada masyarakat Malang.
Usaha yang baru berjalan sekitar satu tahun tersebut tidak hanya menyediakan pisang goreng dengan sambal, tetapi juga menghadirkan makanan khas Sulawesi lainnya. Di antaranya bubur Manado, sambal roa, es pisang ijo, serta olahan sukun yang digeprek dan disajikan bersama sambal.
Ninda berharap keberadaan Pisang Nona dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia Timur sekaligus menjadi ruang bagi para perantau untuk melepas rindu terhadap cita rasa kampung halaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....