Berawal dari Hobi, Ihda Amaliyah Kembangkan Tutri Craft hingga Gelar Workshop
- 19 Agt 2026 15:29 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Berawal dari ketertarikan terhadap kerajinan sejak kecil, Ihda Amaliyah menjadikan hobinya sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang. Dari kebiasaan membuat berbagai kerajinan untuk kebutuhan pribadi, lahirlah Tutri Craft, usaha yang kini bergerak di berbagai bidang crafting, mulai dari macrame, embroidery, crochet, hingga punch needle.
Dalam dialog Muda Kreatif Pro 2 Malang, Ihda Amaliyah selaku owner Tutri Craft menceritakan awal mula dirinya mengembangkan hobi tersebut menjadi sebuah usaha.
“Awalnya saya cuma bikin kerajinan untuk menghias kamar, terus saya share di Instagram. Ternyata ada teman yang merespons dan meminta dibuatkan tumbler holder, dari situ akhirnya saya mulai serius memulai usaha kerajinan,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Seiring berkembangnya usaha, Tutri Craft kini menghadirkan berbagai produk kerajinan, di antaranya macrame, crochet, dan punch needle. Setiap jenis kerajinan memiliki tingkat kesulitan tersendiri.
Bagi Ihda, crochet menjadi salah satu teknik yang paling menantang karena membutuhkan pemahaman pola dan rumus yang berbeda untuk setiap bentuk. Sementara itu, macrame lebih banyak mengandalkan teknik simpul, sedangkan punch needle membutuhkan ketelitian, terutama pada tahap finishing.
Tidak hanya memproduksi kerajinan, Tutri Craft juga mengembangkan kegiatan workshop yang dapat digelar bersama berbagai pihak, mulai dari coffee shop, sekolah, instansi, hingga komunitas.
Macrame menjadi salah satu materi workshop yang cukup banyak diminati karena relatif lebih mudah dipelajari, terutama bagi peserta yang baru mengenal dunia crafting. Melalui workshop tersebut, Tutri Craft tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga mengajak peserta untuk mencoba membuat kerajinan secara langsung.
Bagi masyarakat maupun komunitas yang tertarik mengikuti workshop atau berkolaborasi dengan Tutri Craft, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui akun Instagram @tutricrafts.id.
Bagi Ihda, menjadikan hobi sebagai pekerjaan memberikan pengalaman yang menyenangkan. Ia merasa tidak perlu bingung mencari kegiatan yang ingin dilakukan karena pekerjaan yang dijalani berangkat dari sesuatu yang memang disukai.
Ia pun berpesan kepada anak muda yang ingin mengembangkan hobi menjadi bisnis agar tidak takut untuk memulai. Namun, sebelum terjun lebih jauh, penting untuk benar-benar mempelajari dan memahami bidang yang ingin ditekuni.
Menurutnya, pemahaman tersebut diperlukan agar seseorang tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga dapat menjelaskan produk kepada orang lain dan terus mengembangkannya sesuai kebutuhan pasar.
Dari sebuah hobi sederhana untuk menghias kamar, Tutri Craft menjadi bukti bahwa kegemaran yang ditekuni secara serius dapat berkembang menjadi peluang usaha sekaligus ruang untuk terus berkarya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....