Wonton Chili Oil Rumarasa Kitchen Jadi Favorit Konsumen

  • 17 Agt 2026 12:20 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Rumarasa Kitchen milik Elvira terus menghadirkan beragam pilihan kuliner untuk memenuhi selera konsumen. Selain dimsum sebagai salah satu produk utama, usaha kuliner yang berada di Gondanglegi, Kabupaten Malang, ini juga menawarkan wonton, roti, kue, sandwich hingga minuman setup nanas hasil kolaborasi.

Dalam talkshow Muda Kreatif, Elvira mengatakan, salah satu produk yang kini banyak diminati konsumen adalah wonton. Produk tersebut tergolong baru dibandingkan sejumlah menu lainnya, namun mendapat respons positif dari pelanggan.

“Wonton ini tersedia dalam beberapa varian, di antaranya wonton goreng, wonton soup atau wonton kuah, serta wonton dengan chili oil. Dari berbagai varian tersebut, wonton chili oil menjadi salah satu yang paling banyak diminati,” ujarnya kepada RRI, Minggu (16/8/2026).

Selain wonton, Rumarasa Kitchen menyediakan berbagai pilihan dimsum, seperti siomai, gyoza, dimsum gacoan dan udang keju. Pilihan lainnya yakni sandwich, garlic bread, muffin, bolu, serta pesanan hantaran dan snack box.

Untuk produk roti dan kue, Elvira menerapkan sistem pre-order sehingga tidak selalu tersedia setiap hari. Sementara itu, dimsum dan wonton lebih banyak disiapkan sebagai ready stock. Produk tersebut dapat dipesan melalui layanan pesan-antar maupun dijual melalui kantin relasi.

Meski berlokasi di Gondanglegi, Elvira juga melayani pesanan hingga wilayah Malang Kota. Ia beberapa kali membuka pre-order dari Gondanglegi menuju Malang. Bahkan, dalam salah satu kegiatan open pre-order, pesanan yang diterima mencapai lebih dari 100.

Tak hanya makanan, Rumarasa Kitchen juga menawarkan minuman setup nanas hasil kolaborasi Elvira dengan rekannya dari RSUD Kepanjen. Minuman tersebut menggunakan nanas yang di-infused dengan rempah, seperti kayu manis, sehingga memiliki cita rasa yang berbeda.

Elvira mengakui penjualan minuman setup nanas masih lebih lambat dibandingkan produk makanan. Namun, ia memilih tetap mempertahankannya karena menilai produk tersebut memiliki karakter rasa yang unik dan berpotensi dikembangkan.

Ke depan, Elvira berharap para pelaku usaha muda tidak mudah menyerah ketika menghadapi penurunan penjualan. Menurutnya, masa sulit dalam menjalankan usaha bukan berarti akhir dari perjalanan bisnis.

Ia menilai, usaha tetap memiliki peluang untuk kembali berkembang selama pelaku usaha mau bertahan, melakukan evaluasi, dan terus memperbaiki produk maupun strategi penjualannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....