UPM Dorong Desa Kedasih Jadi Sentra Kopi Berdaya Saing lewat Smart Kopi Kedasih

  • 03 Agt 2026 07:50 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Universitas Panca Marga (UPM) terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) bertajuk Smart Kopi Kedasih: Pemberdayaan Petani dan UMKM melalui Inovasi Budidaya, Produk Olahan, dan Agrowisata. Program yang dilaksanakan di Desa Kedasih, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo ini menjadi upaya untuk meningkatkan produktivitas kopi sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Sebagai salah satu sentra kopi di lereng Bromo, Desa Kedasih masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari teknik budidaya yang belum optimal, pengelolaan pascapanen yang masih sederhana, hingga pemasaran yang masih konvensional. Melalui Smart Kopi Kedasih, UPM menghadirkan solusi terpadu yang menggabungkan inovasi teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta pengembangan usaha berbasis kopi agar masyarakat memperoleh nilai tambah yang lebih besar dari komoditas unggulan desa.

Program ini dipimpin oleh Djoko Wahyudi dari Program Studi Teknik Mesin Universitas Panca Marga bersama tim multidisiplin yang melibatkan Amanatuz Zuhriyah dari Universitas Trunojoyo Madura, Novita Lidyana dari Program Studi Agribisnis UPM, serta Linda Kurnia Supraptiningsih dari Program Studi Teknik Elektro UPM. Selain dosen, mahasiswa juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan, mulai dari pendampingan budidaya, instalasi teknologi tepat guna, pelatihan pengemasan produk, promosi digital, hingga dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari pembelajaran di lapangan.

Pelaksanaan program melibatkan Kelompok Tani Toto Tentrem Satu, PKK Desa Kedasih, serta Pemerintah Desa Kedasih sebagai mitra utama. Ketua tim pengabdian, Djoko Wahyudi, mengatakan bahwa Smart Kopi Kedasih tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga membangun ekosistem usaha kopi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Melalui penguatan budidaya, pengolahan hasil, pemasaran digital, hingga pengembangan agrowisata, UPM berharap Desa Kedasih mampu berkembang menjadi sentra kopi yang memiliki daya saing tinggi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....