Festival Batik dan Kuliner Harkopnas, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kelurahan

  • 28 Jul 2026 20:51 WIB
  •  Malang

RRi. CO. ID, Probolinggo – Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin meninjau Festival Batik dan Kuliner yang digelar di halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33.

Festival yang berlangsung sejak pagi hingga pukul 21.00 WIB itu menghadirkan 25 stan yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal. Peserta berasal dari Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), BAZNAS, UMKM, koperasi wanita, perbankan, Kopi Siaga, hingga pelaku usaha dari sektor kecantikan dan fesyen.

Berbagai produk dipamerkan, mulai dari aneka kuliner, makanan ringan, minuman, olahan seafood, hingga kerajinan tangan berbahan ramah lingkungan yang menarik perhatian masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Aminuddin didampingi Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin menyempatkan berdialog dengan para pelaku UMKM serta membeli sejumlah produk sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha lokal.

Di sela kegiatan, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial secara simbolis dari BAZNAS Kota Probolinggo berupa paket sembako kepada 290 penerima manfaat. Bantuan tersebut diberikan kepada masing-masing 10 warga dari 29 kelurahan di Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengapresiasi penyelenggaraan Festival Batik dan Kuliner sebagai momentum memperkuat gerakan koperasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Koperasi harus terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Saat ini koperasi tidak hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi juga mulai merambah sektor pariwisata, layanan publik, dan berbagai inovasi lainnya. Karena itu, masyarakat perlu terus beradaptasi dan berpartisipasi aktif agar ekonomi lokal semakin kuat," ujarnya.

Menurut Aminuddin, penguatan koperasi dan UMKM menjadi kunci dalam membangun kemandirian ekonomi di tingkat kelurahan. Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, kesejahteraan warga diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

"Kita ingin setiap kelurahan memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo," katanya.

Festival tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai mitra, salah satunya Bank Jatim yang menghadirkan layanan edukasi bagi pelaku UMKM melalui program Marketing

Communication and Digital Branding UMKM. Selain itu, Bank Jatim turut mengampanyekan gerakan Cinta UMKM sebagai upaya mendorong masyarakat menggunakan produk lokal berkualitas sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

Melalui Festival Batik dan Kuliner, Pemerintah Kota Probolinggo berharap koperasi dan UMKM semakin berkembang, mampu memperluas pasar, serta menjadi fondasi penguatan ekonomi kerakyatan di Kota Probolinggo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....