Dosen STIE Malangkuçeçwara Bantu UMKM Nori Buka Peluang Ekspor

  • 21 Jul 2026 19:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Produk keripik nori atau Seaweed Crisp milik Revani Kue di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, kini berpeluang menembus pasar ekspor setelah mendapat pendampingan dan bantuan teknologi dari dosen STIE Malangkuçeçwara (ABM) Malang.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, tim dosen STIE Malangkuçeçwara memberikan bantuan berupa food dehydrator dan spinner. Teknologi tersebut membuat proses produksi lebih higienis, kapasitas meningkat, serta mampu mengurangi kandungan air dan minyak pada produk.

Owner Revani Kue, Evi Afidah, mengatakan penggunaan food dehydrator membuat proses pengeringan nori lebih cepat dan tidak lagi bergantung pada kondisi cuaca.

"Jadi dengan food dehydrator ini saya tidak lagi melakukan proses penjemuran sehingga produk tidak terkontaminasi udara atau debu dari luar. Dengan alat tersebut kami hanya membutuhkan waktu empat jam untuk pengeringan, sehingga kapasitas produksi juga bertambah," ujar Evi, Selasa 21 Juli 2026.

Menurut Evi, sebelumnya proses pengeringan dilakukan secara manual dengan memanfaatkan sinar matahari. Kondisi tersebut membuat waktu produksi sulit dipastikan, terutama ketika cuaca mendung atau hujan.

Setelah melalui proses pengeringan, nori kemudian digoreng dalam waktu singkat dan ditiriskan menggunakan spinner. Penggunaan kedua alat tersebut membuat kandungan air dan minyak pada produk lebih rendah sehingga tekstur keripik semakin renyah dan masa simpannya lebih panjang.

"Dulu sebelum menggunakan spinner, Seaweed Crisp Revani Kue ini hanya mampu bertahan maksimal empat bulan dengan kemasan pouch. Setelah menggunakan spinner, bisa bertahan lebih dari satu tahun," jelasnya.

Perpanjangan masa simpan tersebut membuka kembali peluang Revani Kue untuk menembus pasar ekspor. Evi menyebut produk buatannya sebelumnya sempat ditawarkan kepada pengusaha di Jepang. Namun, saat itu produk belum memenuhi persyaratan masa simpan minimal satu tahun.

"Karena saat itu baru bisa bertahan empat bulan, mereka belum bisa menerima. Sekarang dengan adanya spinner, insyaallah sudah bisa ditawarkan kembali kepada pihak Jepang," kata Evi.

Saat ini Revani Kue memproduksi tiga varian Seaweed Crisp, yakni Original, Spicy, dan Salted Egg. Produk tersebut juga telah dipasarkan ke berbagai daerah dan masuk ke sejumlah toko oleh-oleh ternama, termasuk Joger di Bali dan Krishna di Yogyakarta.

Evi menyampaikan apresiasi kepada dosen STIE Malangkuçeçwara yang telah memberikan pembinaan, pendampingan, serta bantuan teknologi. Revani Kue juga merupakan UMKM binaan Diskopindag Kota Malang dan Bank Indonesia Malang.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat STIE Malangkuçeçwara, Dr. Dra. Siti Munfaqiroh, M.Si., mengatakan bantuan teknologi tersebut berawal dari kebutuhan Revani Kue untuk memastikan proses pengeringan produk dapat berlangsung lebih cepat dan terukur.

"Keinginan mitra kami adalah menjamin pengeringan produk lebih pasti sesuai waktu yang ditentukan. Karena itu, kami menginisiasi pengajuan proposal ke Kemendiktisaintek untuk mendapatkan teknologi food dehydrator," terang Siti.

Proposal tersebut kemudian mendapat pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek tahun anggaran 2026. Selain food dehydrator, tim dosen juga memberikan tambahan bantuan berupa spinner.

Siti berharap dukungan teknologi tersebut dapat membantu Revani Kue meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memenuhi permintaan konsumen secara lebih cepat dan konsisten.

"Dengan semakin sedikit kandungan minyak di dalamnya, produk keripik nori atau Seaweed Crisp Revani Kue ini akan menjadi lebih sehat untuk dikonsumsi," tukasnya.

Program pendampingan juga melibatkan mahasiswa STIE Malangkuçeçwara, yakni Afizah Sabrina Ainurohmah, Mirza Haikal Rafsanjani, Gladis Naela Destiawan, dan Rhena Fadia Amalia. Mereka turut membantu pengembangan promosi produk melalui media sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....