Putra Putri Batik Kota Malang 2026 Didorong Jadi Motor Penggerak UMKM Batik
- 29 Jun 2026 15:04 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Grand Final Putra Putri Batik Kota Malang 2026 tidak hanya menampilkan kompetisi antar generasi muda, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi industri batik dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Malang, Sabtu 27 Juni 2026, menghadirkan sejumlah agenda, di antaranya peluncuran Paguyuban Batik, pemberian penghargaan kepada pengrajin batik, parade finalis, hingga promosi potensi batik daerah.
Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, Dian Likos Amelia, menilai ajang tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan industri kreatif berbasis budaya.
"Ajang ini menjadi salah satu media strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis batik," ujar Dian Likos Amelia, Senin 29 Juni 2026.
Menurut Dian, keberadaan Putra Putri Batik Kota Malang diharapkan mampu memperluas promosi produk batik lokal sekaligus mendukung keberlanjutan usaha para perajin.
"Melalui Putra Putri Batik Kota Malang, kami berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi penggerak promosi batik lokal, mendukung UMKM, dan memperkenalkan produk unggulan Kota Malang kepada masyarakat yang lebih luas," katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Juri, Ki Demang, menegaskan bahwa penguatan sektor ekonomi kreatif harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian budaya.
"Batik bukan sekadar kain bermotif, tetapi identitas budaya yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan jati diri bangsa," ucapnya.
Director Paguyuban Putra Putri Batik Kota Malang, Sarah Mariyam, berharap para pemenang dapat mengambil peran aktif dalam mempromosikan batik daerah.
"Para pemenang diharapkan terus berkarya, mengabdi, dan menjadi wajah budaya Kota Malang yang mampu mempromosikan batik sebagai warisan budaya Indonesia," tutur Sarah.
Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kota Malang bersama berbagai pemangku kepentingan berupaya memperkuat posisi Kota Malang sebagai salah satu pusat pengembangan batik dan ekonomi kreatif di tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....