Wakil Wali Kota Malang Buka Festival Parfum Grasse Van Java Volume 2

  • 23 Jun 2026 08:08 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, secara resmi membuka festival parfum Grasse Van Java Volume 2 yang digelar di lantai 7 Malang Creative Center, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang berkumpulnya para pelaku industri parfum dan ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ali menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival yang dinilai mampu menghadirkan ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha, komunitas, hingga pegiat ekonomi kreatif. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan produk kreatif kepada masyarakat luas.

"Festival ini menjadi bukti bahwa industri kreatif terus berkembang dan mampu memadukan kreativitas, inovasi, serta semangat kewirausahaan dalam satu ekosistem yang saling menguatkan," ujarnya.

Grasse Van Java Volume 2 berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Juni 2026. Pameran tersebut menghadirkan puluhan pelaku usaha parfum yang menampilkan beragam produk wewangian, mulai dari parfum lokal hingga berbagai inovasi terbaru yang tengah berkembang di industri tersebut.

Ali mengaku bangga karena Kota Malang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan festival yang mempertemukan pelaku industri parfum dari berbagai wilayah. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga membuka peluang terciptanya kerja sama dan pertukaran gagasan antar pelaku usaha.

Ia berharap Grasse Van Java dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat jejaring industri parfum nasional. Selain itu, festival ini diharapkan semakin memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Kota Malang kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui penyelenggaraan Grasse Van Java Volume 2, para pelaku usaha parfum mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan produk mereka secara langsung kepada pengunjung sekaligus memperluas jaringan bisnis. Festival ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat perkembangan industri wewangian yang terus menunjukkan pertumbuhan positif di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....