Sablon Digital Risqiprint Sidomulyo Jabung Terima CSR Alat Usaha Rp82 Juta

  • 13 Jun 2026 13:16 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Sablon Digital Risqiprint Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang menerima bantuan peralatan.

Alat usaha senilai Rp82 juta berasal dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, BRI Region 13 Malang.

Bantuan yang diberikan terdiri dari mesin dusting manual, mesin press sablon kaos, printer Direct Transfer Film (DTF), kompresor udara, serta personal computer (PC) yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan produksi dan pengembangan usaha KUBE Risqiprint.

KUBE Sablon Digital Risqiprint yang beranggotakan sekitar 20 orang tidak hanya bergerak di bidang jasa sablon dan digital printing untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Usaha ini juga memiliki peran sosial sebagai wadah pengembangan keterampilan bagi generasi muda.

Ketua KUBE Sablon Digital Risqiprint, Muhammad Budi Utomo, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BRI Peduli.

“Bantuan ini akan sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas usaha kami. Selain melayani kebutuhan pelanggan, kami juga berupaya menjadi tempat belajar bagi lulusan SMK dan remaja yang belum memiliki pekerjaan agar mereka dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat dan memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi,” ujar Muhammad Budi Utomo, Sabtu (13/6/2026).

Region Business Support Head BRI Region 13 Malang, Ivan Andrea, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat yang memberikan dampak ekonomi sekaligus manfaat sosial.

“Kami berharap KUBE Risqiprint dapat semakin berkembang, meningkatkan produktivitas usaha, serta terus menjadi wadah pemberdayaan bagi generasi muda di Desa Sidomulyo dan sekitarnya. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan,” kata Ivan Andrea.

BRI meyakini bahwa penguatan kelompok usaha berbasis komunitas dapat menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....