UMKM Jadi Penggerak Utama QRIS, Transaksi Pedagang Bisa Naik Lebih dari 50 Persen

  • 10 Jun 2026 17:07 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi penyumbang terbesar transaksi QRIS di wilayah kerja Bank Indonesia Malang. Digitalisasi pembayaran dinilai mampu meningkatkan volume transaksi sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Penggunaan sistem pembayaran digital terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha.

Hal ini disampaikan Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan SPPUR Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Shomita F. Insany, dalam dialog Malang Mneyapa Pro 1 RRI Malang, Selasa, 9 Juni 2026. Ia mengatakan transaksi QRIS saat ini didominasi sektor ritel dan UMKM.

"Kalau kita bicara QRIS, dominasinya memang sektor retail. Mulai dari kuliner, kedai kopi, pusat oleh-oleh, hingga kawasan wisata yang banyak melibatkan UMKM. Secara umum ketika merchant atau UMKM menggunakan digitalisasi pembayaran, ada kenaikan transaksi. Kalau digeneralisasi, peningkatannya bisa lebih dari 50 persen," katanya.

Shomita menjelaskan digitalisasi bukan hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membantu UMKM memiliki pencatatan usaha yang lebih baik.

"Semua transaksi menjadi tercatat. Dari situ mereka memiliki laporan keuangan yang lebih rapi dan lebih mudah ketika ingin mengembangkan usaha atau mengakses pembiayaan," ujarnya.

Ia menambahkan, digitalisasi juga memperkuat inklusi keuangan karena meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan terhadap pelaku usaha.

"Ketika seluruh aktivitas bisnis terdokumentasi secara digital, maka cash flow dan portofolio usaha bisa dilihat dengan jelas. Ini meningkatkan peluang mereka mendapatkan akses pembiayaan," imbuhnya.

Bank Indonesia bersama perbankan dan berbagai mitra terus mendorong perluasan penggunaan QRIS melalui edukasi, promosi, dan berbagai program pendampingan bagi pelaku UMKM di Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....