Pokmas Barokah Ngajum Terima Bantuan 10 Kolam Bioflok,Genjot Produktivitas Lele

  • 03 Jun 2026 19:50 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kelompok Masyarakat (Pokmas) Barokah yang berlokasi di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, bersiap meningkatkan kapasitas produksi budidaya ikan lele mereka.

Langkah ini menyusul diterimanya bantuan sarana produktif berupa 10 unit kolam dengan sistem bioflok senilai Rp89 juta untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah setempat. Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut dilangsungkan pada Rabu (3/6/2026).

Fasilitas kolam bioflok yang baru diterima ini akan langsung dioptimalkan oleh para anggota kelompok untuk siklus pembenihan hingga pembesaran ikan lele.

Dengan kapasitas tampung mencapai 5.000 ekor bibit per kolam, bantuan ini diproyeksikan mampu mendongkrak volume panen sekaligus memperluas jangkauan pasar budidaya perikanan mereka.

Ketua Pokmas Barokah, Retno Widianto, menyampaikan apresiasinya atas dukungan nyata yang mengalir kepada kelompoknya. Menurutnya, tambahan infrastruktur ini berdampak besar bagi kelangsungan usaha yang tengah mereka rintis.

"Bantuan ini sangat berharga bagi kami. Kehadiran tambahan kolam bioflok ini otomatis meningkatkan kapasitas budidaya kelompok. Kami optimistis produktivitas akan melonjak, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan para anggota," ujar Retno.

Saat ini, Pokmas Barokah beranggotakan sedikitnya 20 warga lokal yang aktif mengandalkan sektor budidaya ikan air tawar ini sebagai salah satu sumber pendapatan utama keluarga.

Apresiasi senada juga diutarakan oleh Kepala Desa Ngajum, Setyo Budi.

Ia menilai intervensi bantuan yang bersifat produktif seperti ini sangat dibutuhkan untuk memacu kemandirian ekonomi di tingkat desa.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada warga Desa Ngajum. Sarana ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh anggota Pokmas Barokah untuk terus membesarkan usahanya, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian lingkungan sekitar," tutur Setyo.

Di sisi lain, bantuan infrastruktur ini disalurkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Regional Office 13 Malang.

Regional Micro Business Head BRI Malang, Tito Witarnawan, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan komitmen sektor perbankan dalam memberdayaan pelaku UMKM serta memperkuat fondasi ekonomi sektor perikanan darat.

"Sebagai lembaga keuangan yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, kami tidak hanya hadir melalui penyediaan layanan perbankan dan akses pembiayaan, melainkan juga lewat program sosial yang menyentuh langsung produktivitas masyarakat. Kami berharap 10 kolam bioflok ini menjadi stimulus bagi Pokmas Barokah untuk memperkuat kemandirian usaha," jelas Tito.

Tito menambahkan, sektor perikanan air tawar di wilayah pedesaan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi motor penggerak ekonomi baru.

Melalui dukungan sarana produksi yang memadai, kelompok usaha berbasis masyarakat diharapkan mampu menciptakan peluang kerja baru sekaligus menjaga ketahanan finansial keluarga secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....