Healthy Hampers Hadirkan Jamu Modern Libatkan Ibu PKK

  • 19 Mei 2026 21:41 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pasangan Yordan dan Rani menghadirkan inovasi usaha jamu modern melalui brand Healthy Hampers dengan konsep minuman herbal praktis bercita rasa kekinian. Menariknya, usaha tersebut juga memberdayakan ibu-ibu PKK dalam proses produksi jamu yang kini dipasarkan secara digital.

Yordan mengatakan, keterlibatan ibu-ibu PKK dipilih karena mereka telah memiliki pengalaman dalam mengolah berbagai produk herbal tradisional. Sementara itu, proses pemasaran dikelola langsung olehnya bersama Rani melalui media sosial dan platform online.

“Sekarang zamannya semua serba online, jadi kami ingin jamu juga bisa mengikuti perkembangan zaman,” ujar Yordan, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, Healthy Hampers hadir untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap jamu yang selama ini identik dengan minuman tradisional atau jamu gendong. Ia ingin jamu tampil lebih modern sehingga mampu menarik minat generasi muda.

“Jamu itu warisan leluhur yang harus dijaga. Kami ingin mengenalkannya dengan cara yang lebih modern dan dekat dengan anak muda,” katanya.

Healthy Hampers menawarkan berbagai varian minuman herbal dengan manfaat kesehatan yang berbeda. Produk lidah buaya dipercaya membantu menjaga kadar gula darah, kunyit untuk kesehatan perempuan, serta jahe yang bermanfaat menghangatkan tubuh dan menjaga stamina.

Seluruh produk dibuat praktis dan dapat langsung disajikan hanya dengan menambahkan air panas. Selain itu, Healthy Hampers menerapkan sistem produksi fresh based on order guna menjaga kualitas dan kesegaran produk.

“Kalau ada pesanan hari ini, kami langsung produksi hari itu juga supaya tetap segar,” jelas Rani.

Tak hanya melayani wilayah Malang Raya, Healthy Hampers kini juga menerima pengiriman ke berbagai kota di Indonesia. Pemasaran dilakukan secara digital melalui media sosial agar produk jamu lebih mudah dijangkau masyarakat luas.

Informasi pemesanan Healthy Hampers dapat diakses melalui akun Instagram @healthyhampers.id atau WhatsApp di nomor 082232575311.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....