Kue Mawar Jadul Blitar Laris Manis saat Ramadan

  • 06 Mar 2026 09:56 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Kue kering mawar jadul kembali menjadi buruan masyarakat saat bulan Ramadan. Salah satu produsen di Kota Blitar bahkan mampu memproduksi hingga tiga kuintal kue untuk memenuhi permintaan pelanggan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Di dapur rumah Susilorini (57), warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, aktivitas produksi kue kering mulai meningkat sejak awal Ramadan.

Bersama lima orang pekerja, ia setiap hari membuat adonan dan mencetak kue berbentuk bunga mawar yang dikenal juga sebagai kue semprit.

Kue kering tradisional tersebut masih menjadi favorit banyak keluarga untuk disajikan saat Lebaran. Tak heran, permintaan selalu meningkat setiap memasuki bulan puasa hingga mendekati Idul Fitri.

"Setiap tahun pasti ada saja yang mencari kue kering mawar jadul ini. Biasanya paling ramai saat Ramadan sampai menjelang Lebaran," ujar Susilorini, Jumat (6/3/2026).

Untuk menyesuaikan selera pasar, Susilorini tidak hanya memproduksi varian original. Ia juga membuat kue mawar rasa cokelat serta varian warna-warni yang lebih menarik bagi kalangan anak-anak dan anak muda.

Menurutnya, inovasi tersebut dilakukan agar kue kering tradisional tetap diminati berbagai kalangan, tidak hanya generasi lama.

"Kalau hanya yang klasik biasanya diminati orang tua. Jadi kami juga buat yang warna-warni supaya anak-anak dan anak muda ikut tertarik," katanya.

Hingga memasuki pekan kedua Ramadan, Susilorini mengaku telah memproduksi sekitar dua hingga tiga kuintal kue kering mawar. Bahkan sebagian produksi sudah dimulai sejak sebelum Ramadan untuk memenuhi pesanan dari pelanggan.

Sejumlah produk juga telah dikirim lebih awal ke beberapa toko oleh-oleh di wilayah Blitar yang setiap tahun menjadi pelanggan tetap.

Meski permintaan cukup ramai, Susilorini menyebut jumlah pesanan tahun ini masih belum sebanyak Lebaran tahun lalu. Selain itu, ia juga membatasi pesanan karena keterbatasan tenaga produksi.

"Kami lebih banyak melayani pelanggan lama di Blitar. Untuk luar kota hanya Tulungagung yang masih kami layani," ujarnya.

Kue kering mawar jadul produksinya dijual dengan harga Rp50.000 hingga Rp70.000 per kemasan dengan berat 500 gram. Dengan bentuknya yang khas dan rasa yang tetap dipertahankan, kue kering ini masih menjadi salah satu sajian favorit saat bersilaturahmi di hari raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....