Branding Kunci Loyalitas Pelanggan UMKM Berkelanjutan

  • 23 Feb 2026 15:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Branding masih sering disalahartikan oleh pelaku UMKM sebagai sekadar logo, desain kemasan, atau nama merek. Padahal, branding memiliki peran jauh lebih besar dalam membangun loyalitas pelanggan jangka panjang.

Pendamping UMKM Diskopindag Kota Malang, Tatag Rianto, S.P., dalam Jagongan UMKM Pro 4 RRI Malang menegaskan bahwa banyak pelaku usaha terlalu fokus pada operasional, marketing, dan penjualan, tetapi melupakan fondasi merek. “Operasionalnya dipikirkan, marketingnya jalan, sellingnya dikejar, tapi branding sering terlupa. Padahal justru branding yang membuat pembeli mau datang lagi,” katanya, Senin (23/2/2026)

Menurutnya branding bukan hanya soal visual, tetapi membangun ikatan emosional dengan konsumen. Ia mencontohkan bagaimana seseorang bisa sangat loyal terhadap merek tertentu.

“Orang membeli produk bukan hanya karena gambarnya bagus. Ada yang tidak mau naik motor kalau bukan merek tertentu, atau tidak mau mandi kalau bukan sabun tertentu. Itu karena ada emotional benefit yang melekat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kualitas produk memang penting, tetapi tidak cukup jika hanya menawarkan manfaat rasional atau fitur semata.

“Kalau hanya fokus pada kualitas dan fitur, itu namanya rasional benefit. Emosional benefit juga harus disentuh supaya konsumen merasa punya kedekatan dengan brand,” ungkapnya.

Untuk itu, UMKM perlu memahami arah bisnisnya, keunggulan produknya, serta nilai yang ingin ditanamkan di benak konsumen.

Tatag menekankan bahwa branding adalah investasi jangka panjang. UMKM harus memiliki rencana jelas, segmentasi pasar, dan positioning yang tepat.

“Brand itu soal persepsi. Bagaimana persepsi sebelum membeli, setelah memakai, dan apakah mau beli lagi. Itu harus dievaluasi dan dijaga konsistensinya,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....