Dapoer Mamatik Temukan Resep Bumbu Paten
- 18 Feb 2026 14:49 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Pelaku UMKM Dapoer Mamatik, Sutikani, memaparkan proses panjang menemukan resep bumbu rujak dan pecel dalam Jagongan UMKM Sabtu (7/2/2026). Ia menyebut, butuh waktu, riset, dan ketelatenan agar menghasilkan bumbu dengan tekstur dan rasa yang pas.
Sutikani menjelaskan proses pembuatan bumbu rujak membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Proses ini menuntut kesabaran karena harus terus diaduk agar tidak gosong. “Kalau tidak sabar, hasilnya bisa pahit dan rasanya rusak,” jelasnya.
Dalam pengolahan, bahan-bahan memiliki tahapan khusus. Kacang disaring terlebih dahulu dan dimasukkan terakhir setelah digoreng serta dikeringkan agar tetap renyah. Cabai yang digunakan harus segar untuk menjaga rasa. “Kacangnya harus kering biar atus, dan cabenya wajib segar,” katanya.
Sutikani juga mengungkapkan adanya bumbu rahasia khas Bandung yang membuat produknya berbeda, yakni penggunaan petis dalam takaran tertentu. Selain itu, ia melakukan riset untuk menemukan jenis gula merah dan asam yang tepat. “Pernah gulanya warnanya kurang merah, rasanya kecut dan asin, sampai akhirnya ketemu satu varian yang cocok,” ungkapnya.
Tak hanya bumbu rujak, bumbu pecel Dapoer Mamatik juga memiliki keunikan karena bisa langsung dimakan tanpa tambahan air. “Suami saya suka karena pecelnya unik, tidak perlu dikasih air lagi,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....