Inovasi Bentuk Gethuk Tarik Minat Konsumen

  • 18 Feb 2026 14:54 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Jagongan UMKM Kamis (5/2/2026) menghadirkan kisah inspiratif dari Inayah Dwi Putri, pelaku UMKM asal Arjowinangun, Kota Malang. Melalui Gethuk Lumer Malang, ia membuktikan bahwa makanan tradisional dapat tampil modern dan diminati berbagai kalangan.

Inayah mengatakan ide pembuatan gethuk bermula saat pandemi Covid-19 tahun 2020. Banyak teman yang sedang isolasi mandiri ingin diberi makanan, sehingga ia mencoba mengolah gethuk dengan konsep berbeda. “Ternyata responnya di luar dugaan, banyak yang suka dan akhirnya berkembang,” katanya.

Beragam inovasi dilakukan, mulai dari bentuk hingga penyajian. Gethuk dibuat menyerupai buah-buahan, bunga, dan hewan, serta dikreasikan dalam bentuk roll dengan topping keju, cokelat, dan oreo. Inayah menilai inovasi visual menjadi daya tarik utama. “Kalau tampilannya menarik, orang jadi penasaran meskipun itu makanan tradisional,” jelasnya.

Produk Gethuk Lumer Malang juga sering digunakan sebagai snack box untuk berbagai acara, termasuk kegiatan pemerintahan, hingga dibuat dalam bentuk tumpeng mini. Dari sisi ketahanan, gethuk dapat bertahan 24 jam di suhu ruang dan 2–3 hari jika disimpan di dalam kulkas. “Ada perlakuan khusus untuk kelapa parut, kami kukus dulu supaya lebih awet,” ungkapnya.

Dari sisi harga, gethuk lumer dibanderol mulai Rp2.500 hingga Rp3.500 per potong, sementara ukuran besar dijual sekitar Rp35 ribu. “Kami ingin harga tetap terjangkau, tapi kualitas dan rasa tetap terjaga,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....