Pangan Murah Ringankan Beban Belanja Warga
- 16 Feb 2026 07:43 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Antrean warga terlihat mengular di halaman parkir Pasar Ikan Hias. Masyarakat datang lebih awal untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah.
Yulia, warga Kecamatan Sukorejo, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan stok. Ia membeli beras, telur, dan minyak goreng untuk kebutuhan rumah tangga menjelang Ramadan.
"Alhamdulillah sangat membantu. Harga di sini lebih murah dari pasaran, jadi bisa sedikit berhemat untuk kebutuhan lain," ujarnya.
Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan, harga bahan pokok biasanya merangkak naik. Karena itu, program seperti ini dinilai sangat meringankan beban belanja keluarga.
"Semoga nanti saat Ramadan juga masih ada kegiatan seperti ini. Karena sangat meringankan beban kami sebagai masyarakat," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan, kegiatan ini digelar untuk membantu masyarakat menjaga daya beli sekaligus menekan lonjakan harga menjelang Imlek dan Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, disediakan 1 ton beras SPHP, 100 kilogram gula pasir, 240 liter MinyaKita, serta 100 kilogram telur ayam. Beras SPHP dijual Rp58.000 per 5 kilogram, gula Rp17.000 per kilogram, telur Rp26.500 per kilogram, dan MinyaKita Rp15.000 per liter.
Pembelian MinyaKita dibatasi maksimal dua liter per orang karena tingginya minat warga. Pemkot Blitar berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus digelar secara berkala agar masyarakat semakin mudah memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....