Jagongan UMKM Angkat Potensi Safied Rajut
- 07 Feb 2026 08:30 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Acara Jagongan UMKM pada Kamis (5/2/2026) menjadi wadah penguatan jejaring usaha mikro di Kota Malang. Salah satu kisah yang mencuri perhatian datang dari Eko Handayani, Owner Safied, pelaku usaha kriya rajut asal Perumahan Villa Gunung Burung-Burung Bandara Palmerah 10/J15. Ia membagikan pengalaman membangun usaha dari nol hingga mampu bertahan dan berkembang.
Eko menuturkan, Safied berawal dari aktivitas merajut di rumah saat ia masih berstatus ibu rumah tangga, katanya. Ketika anak-anak mulai besar, waktu luang dimanfaatkan untuk mengikuti berbagai pelatihan dari dinas. Meski sempat belajar devopage dan ecoprint, ketertarikan terbesarnya justru pada kriya rajut yang kemudian ditekuni secara serius.
Sejak 2019, Eko rutin mengikuti workshop untuk meningkatkan keterampilan merajut meski tidak memiliki dasar konveksi. Pada 2020, ia mulai membuka jasa furing, pembuatan tas, dan rajut manual dengan peralatan seadanya, ungkapnya. Mesin jahit yang digunakan pun dibeli dalam kondisi second dan seluruh proses belajar dilakukan secara otodidak, termasuk melalui video di YouTube.
Perjalanan usaha tidak selalu mulus, namun kegigihan menjadi kunci bertahan. Bersama anak-anak, Eko mencari ide agar produk cepat laku hingga akhirnya menerima pesanan custom dan mengembangkan produk amigurumi boneka, jelasnya. Anak-anak juga terlibat aktif dalam pengumpulan pola dan menjaga kerapian jahitan agar kualitas produk tetap terjaga.
Kini, produk Safied memiliki rentang harga terjangkau dengan dompet Rp75 ribu hingga Rp125 ribu dan tas rajut mulai Rp150 ribu. Amigurumi berukuran 11 hingga 20 sentimeter menjadi favorit anak muda dan tidak memiliki masa kedaluwarsa. Dengan bergabung di komunitas UMKM serta memanfaatkan peluang pameran, penginapan, hingga e-commerce, Eko optimistis Safied terus tumbuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....