Nikmati Permainan dan Kuliner Khas Malang di Jelang Julang

  • 03 Feb 2026 22:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Jelang Julang terus menunjukkan eksistensinya sebagai ruang kreatif yang konsisten mengangkat karya-karya berbasis kerajinan dan ekspresi seni. Berangkat dari semangat pelestarian kreativitas lokal, Jelang Julang berfokus pada pengembangan berbagai karya, mulai dari karya busana hingga beragam produk kerajinan lainnya yang memiliki karakter dan identitas kuat.

Dalam kegiatan tahun ini yang diselenggarakan pada tanggl 3-5 Februari 2026, bertempat di MCC kota Malang. Jelang Julang mengangkat tema Dolan dan Kuliner khas Malang. Tema ini dipilih sebagai bentuk refleksi terhadap budaya keseharian masyarakat Malang yang lekat dengan aktivitas berjalan-jalan serta menikmati kuliner lokal. 

Berbagai ikon kuliner seperti bakso, kopi, apel, hingga orem-orem dihadirkan sebagai inspirasi utama yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk karya visual dan instalasi pameran.

Pameran yang dihadirkan Jelang Julang tidak hanya berfungsi sebagai ruang apresiasi karya, tetapi juga sebagai media edukasi dan pertukaran gagasan. Setiap elemen dalam pameran dirancang untuk mengajak pengunjung memahami proses kreatif di balik karya, sekaligus mengenal nilai-nilai budaya yang diangkat.

Konsistensi menjadi salah satu kekuatan utama Jelang Julang. Mereka secara rutin menggelar pameran setiap tahunnya dengan tema yang selalu berbeda dan relevan dengan isu budaya maupun kehidupan sosial. Keragaman tema ini menjadi bukti komitmen Jelang Julang dalam terus bereksplorasi dan menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat.

Dalam setiap kegiatan, Jelang Julang juga secara aktif merangkul para siswa dan mahasiswa. Keterlibatan generasi muda ini tidak hanya sebatas sebagai pengunjung, tetapi juga sebagai bagian dari proses kreatif, diskusi, hingga pengembangan ide. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan ruang belajar yang terbuka dan inklusif.

Selain menampilkan karya kerajinan dan busana, pameran Jelang Julang juga dimeriahkan dengan berbagai sajian kuliner lokal. Kehadiran kuliner dalam ruang pameran menjadi pelengkap yang memperkuat tema dolan dan kuliner, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih dekat dan membumi bagi pengunjung.

Tidak hanya itu, Jelang Julang turut menghadirkan beragam pertunjukan seni sebagai bagian dari rangkaian acara. Mulai dari pertunjukan teater hingga berbagai bentuk seni pertunjukan lainnya, semuanya disajikan untuk memperkaya interaksi antara karya, pelaku seni, dan penonton.

Dalam perjalanannya, Jelang Julang membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak dari beragam latar belakang. Salah satu konseptor Jelang Julang, Fikra, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam setiap proses yang dijalani.

“Kolaborasi itu nyata adanya, kita bisa maju bareng-bareng dari lintas generasi dan dari berbagai bidang bisa dilakukan bersama-sama,” ujar Fikra, Selasa (3/2/2026).

Bagi Jelang Julang, kolaborasi tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kerja sama, tetapi juga sebagai semangat untuk terus belajar dari proses jatuh bangun serta menjaga konsistensi dalam berkarya.

Dengan mengedepankan nilai kolaborasi, konsistensi, dan keterbukaan, Jelang Julang optimistis dapat terus menjadi ruang kreatif yang relevan serta berkontribusi dalam pengembangan seni, budaya, dan kreativitas di Kota Malang. (Mahardika)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....