Lonjakan Wisatawan Dorong Kampung Kayutangan Perkuat Transparansi Keuangan
- 28 Jan 2026 21:13 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendorong pengelola Kampung Heritage Kayutangan untuk memperkuat sistem pengelolaan dan pelaporan keuangan agar lebih transparan dan akuntabel.
Ketua Pokdarwis Kampung Kayutangan Mila, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung secara otomatis berdampak pada kenaikan pendapatan kawasan wisata. Kondisi ini menuntut pengelolaan keuangan yang lebih tertata dan mudah dipahami oleh seluruh anggota.
“Kami ingin laporan keuangan yang terbuka, tapi tidak ‘telanjang’. Tetap ada pakemnya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Rabu (28/1/2026).
Kebutuhan tersebut mengemuka setelah adanya catatan dalam proses penilaian lomba Pokdarwis tingkat nasional. Meski pengelolaan keuangan dinilai sudah cukup baik, penyajiannya masih dianggap terlalu teknis dan sulit dipahami oleh masyarakat umum.
Menindaklanjuti hal itu, pengelola Kampung Kayutangan menggandeng tim dosen STIE Malangkuçeçwara (ABM Malang) untuk memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan.
Mila menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya diikuti oleh pengurus inti Pokdarwis, tetapi juga melibatkan berbagai paguyuban warga, seperti pengelola rumah tua, UMKM, pemandu wisata, dan kelompok pendukung lainnya.
“Setiap bulan kami dituntut membuat laporan. Yang kami butuhkan itu laporan sederhana, tapi aliran uangnya jelas. Kalau ditanya kapan pun, posisi keuangan bisa langsung dijelaskan,” katanya.
Ia berharap pendampingan tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan berkelanjutan agar pengurus terbiasa menyusun laporan keuangan secara teliti dan konsisten.
“Karena ini bukan sekadar memasukkan angka, tapi butuh ketelitian dan pengulangan. Harapannya nanti kita punya laporan keuangan yang akuntabel dan siap diaudit kapan pun,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....