Inflasi Kota Probolinggo September 2026 Terkendali di 0,20 Persen

  • 06 Okt 2026 21:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Probolinggo – Inflasi Kota Probolinggo pada September 2026 tetap terkendali. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tercatat 0,20 persen secara bulanan atau month to month (mtm), melandai dibandingkan Agustus yang mencapai 0,44 persen.

Secara tahunan, inflasi Kota Probolinggo mencapai 3,01 persen atau year on year (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan inflasi Jawa Timur sebesar 3,33 persen dan nasional 3,28 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan stabilitas harga di Kota Probolinggo masih terjaga.

“Inflasi Kota Probolinggo September 2026 tetap terkendali di angka 0,20 persen secara bulanan," ucap Indra Selasa,6 Oktober2026.

Tekanan inflasi terutama berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 0,21 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, cabai rawit dan cumi-cumi.

“Tekanan inflasi terutama berasal dari komoditas pangan, seperti telur, daging ayam, daging sapi, cabai rawit dan cumi-cumi,” kata Indra.

Di sisi lain, kenaikan inflasi tertahan oleh penurunan harga emas perhiasan, cabai merah, terong, beras dan sawi. Penurunan harga beras turut didukung penguatan pasokan dari sentra produksi serta penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan.

BI bersama Pemkot Probolinggo dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus memperkuat pengendalian inflasi melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

“BI bersama Pemkot dan TPID terus memperkuat strategi 4K untuk menjaga pasokan, distribusi dan keterjangkauan harga pangan,” imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....