DPRD Malang Optimistis Ekonomi Tembus 6 Persen

  • 16 Agt 2026 13:00 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – DPRD Kota Malang optimistis pertumbuhan ekonomi daerah dapat mencapai target 6 persen tahun ini, setelah pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama tercatat 5,61 persen.

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan capaian tersebut menjadi modal untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Namun, ia mengingatkan pemerintah daerah perlu menjaga daya beli masyarakat agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan.

“Ketika melihat triwulan pertama sudah tercapai 5,61 persen, kami berharap tidak ada kondisi atau faktor-faktor lain yang kemudian menghantam, sehingga masih bisa mulus sesuai dengan prediksi beliau bisa mencapai 6 persen,” kata Amithya, Minggu 16 Agustus 2026.

Menurut dia, daya beli masyarakat menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pemerintah daerah. Selain itu, efektivitas program pemerintah juga harus benar-benar dirasakan masyarakat.

Amithya mengatakan DPRD akan melihat sejauh mana program pembangunan mampu memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kebijakan pemerintah, menurut dia, tidak cukup hanya diukur dari sisi pelaksanaan, tetapi juga dari manfaat yang diterima warga.

“Yang paling penting daya beli dan lain-lain itu sih kalau saya,” ujarnya.

Selain perekonomian, DPRD Kota Malang juga menyoroti sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat selama enam bulan pertama masa jabatan. Persoalan tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan perekonomian.

Amithya mengatakan DPRD berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap selama masa jabatan. Pemerintah daerah dan DPRD akan berupaya memastikan kebijakan yang dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Untuk mengetahui persoalan secara langsung, DPRD juga mendorong jajaran pemerintah dan legislatif lebih sering turun ke lapangan. Penyerapan aspirasi dilakukan melalui inspeksi mendadak, reses, maupun pertemuan langsung dengan masyarakat.

Menurut Amithya, turun ke lapangan penting untuk memastikan apakah kebijakan pemerintah telah diterapkan sesuai sasaran. Cara tersebut juga memungkinkan pemerintah dan DPRD mengetahui persoalan utama yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kita harus turun ke bawah, supaya bisa merasakan apa sebetulnya permasalahan utama yang terjadi di masyarakat,” kata Amithya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....